03 FEBRUARI 2026

|

08:03 WIB

TINGKATKAN AKURASI PERENCANAAN INFRASTRUKTUR, BPSDM KEMENTERIAN PU RAMPUNGKAN PELATIHAN PENYUSUNAN RAB JALAN DAN JEMBATAN

30 Januari 2026  /   BPSDM Kementerian PU       39

Palembang, 29 Januari 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah II Palembang secara resmi menutup Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pekerjaan Jalan dan Jembatan pada Kamis (29/1).

Penutupan pelatihan dilakukan oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Nugroho Wuritomo.

Dalam sambutannya, Nugroho menyampaikan apresiasi kepada para pengajar, peserta, serta panitia atas terselenggaranya pelatihan dengan baik. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di bidang perencanaan dan penyelenggaraan pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan.

“Kemampuan menyusun RAB secara akurat, cepat, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan merupakan kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur. Pelatihan ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik dan studi kasus yang mencerminkan kondisi nyata di lapangan,” ujar Nugroho.

Ia berharap kompetensi yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara optimal di unit kerja masing-masing. Menurutnya, RAB yang disusun secara profesional menjadi fondasi penting dalam menjamin efisiensi penggunaan anggaran, mencegah pemborosan, serta mendukung penyelenggaraan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang berkualitas, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Pelatihan diselenggarakan dengan metode distance learning selama delapan hari kerja, mulai 20 hingga 29 Januari 2026, dan diikuti oleh 39 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 peserta dinyatakan lulus, sementara dua peserta dinyatakan tidak lulus karena tidak memenuhi ketentuan kehadiran minimal 90 persen.

Peserta yang dinyatakan lulus berhak memperoleh sertifikat pelatihan yang diterbitkan oleh BPSDM Kementerian Pekerjaan Umum. Adapun tiga peserta terbaik dalam pelatihan ini yaitu:

1. Mifta Farid – Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus

2. Soeryadi – Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang

3. Mirza Achmad Ridwan – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU menegaskan peran strategisnya dalam memperkuat kompetensi teknis SDM infrastruktur, khususnya dalam penyusunan RAB pekerjaan jalan dan jembatan yang akurat, transparan, dan sesuai regulasi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan perencanaan yang andal dan pengelolaan anggaran yang efisien.