04 FEBRUARI 2026

|

07:37 WIB

DUKUNG ASTA CITA KETAHANAN PANGAN, BPSDM SELENGGARAKAN PELATIHAN GIS TINGKAT DASAR

03 Februari 2026  /   BPSDM Kementerian PU       16

Yogyakarta, 3 Februari 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah V Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Geographic Information System (GIS) Tingkat Dasar (Ketahanan Pangan) pada Selasa (3/2). Pelatihan ini merupakan bagian dari dukungan BPSDM terhadap kebijakan strategis Asta Cita, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Pelatihan dibuka secara daring oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Sjofva Rosliansjah. Dalam arahannya, Sjofva menekankan pentingnya pemanfaatan GIS sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan berbasis data spasial.

“Melalui pelatihan GIS tingkat dasar ini, kami berharap peserta dapat memanfaatkan pembelajaran secara optimal untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan analisis spasial, serta berbagi solusi atas permasalahan yang dihadapi di lapangan,” ujar Sjofva.

Ia juga menyoroti pentingnya integrasi data dalam mendukung perencanaan pembangunan. Pemanfaatan platform ArcGIS Pro diharapkan dapat mendorong pengelolaan data spasial secara online dan kolaboratif, sehingga berbagai pemangku kepentingan dapat berkontribusi dalam proses pemutakhiran dan validasi data menuju satu data yang terintegrasi.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Dedy Natrifahrizal Dedisky Nazaroeddin. Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan bahwa kebijakan pengelolaan data GIS di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air diarahkan pada penerapan cascading data dan kinerja berbasis spasial.

“Data lapangan tidak hanya berfungsi sebagai laporan, tetapi harus diolah menjadi informasi dan analisis yang mendukung monitoring capaian pembangunan, evaluasi kinerja, serta perumusan kebijakan, khususnya dalam mendukung infrastruktur ketahanan dan swasembada pangan,” jelasnya.

Pelatihan GIS Tingkat Dasar ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan ASN dari berbagai unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Kegiatan dilaksanakan selama tujuh hari dengan total 40 jam pelajaran.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU berharap para peserta mampu memanfaatkan GIS dalam mendukung perencanaan dan pengembangan infrastruktur wilayah secara lebih akurat, terintegrasi, dan berbasis data, sehingga berkontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.