27 JANUARI 2026

|

15:04 WIB

CETAK HUMAS PROFESIONAL, BPSDM PU BEKALI KARYASISWA MSS UI DENGAN SERTIFIKASI LSP PRI

26 Januari 2026  /   BPSDM Kementerian PU       30

Jakarta, 26 Januari 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSP PRI) bagi 13 karyasiswa Magister Super Spesialis (MSS) Ilmu Komunikasi Public Relations Universitas Indonesia Angkatan II Tahun 2024, Senin (26/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengembangan SDM untuk membangun aparatur yang kompeten dan profesional di bidang komunikasi publik.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Pusbangkom Manajemen, Rudy Ridwan Effendi, yang menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen institusi kepada para karyasiswa yang telah menuntaskan proses akademik. Meski nantinya tidak seluruh peserta bertugas di unit kehumasan, sertifikasi tetap menjadi portofolio penting untuk membuktikan kompetensi, integritas, dan profesionalisme pegawai.

“Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas. Dalam derasnya arus media sosial, peran pemerintah sering kali tidak terlihat meskipun banyak hal telah dilakukan. Melalui sertifikasi ini, peserta diharapkan mampu mengaplikasikan kompetensi public relations secara nyata di unit kerja masing-masing,” ujar Rudy. Ia juga mengapresiasi metode LSP PRI yang mengembangkan kompetensi melalui pendekatan brewing atau pematangan kemampuan secara bertahap.

Pada kesempatan yang sama, Chair LSP PRI, Muslim Basya, memaparkan tantangan dunia kehumasan saat ini. Ia menyebutkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap informasi berada pada kisaran 52 persen. Fenomena masyarakat yang tidak lagi melakukan cross-check terhadap berita membuat peran humas semakin kompleks dan menantang, meskipun ia menilai kinerja kehumasan pemerintah saat ini sudah sangat baik.

Pelatihan ini mencakup penguatan pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja sesuai standar kompetensi profesi yang diakui secara nasional dan berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Rangkaian kegiatan dilaksanakan pada 26 Januari 2026 dan dilanjutkan dengan Uji Sertifikasi Profesi pada 27 Januari 2026.

Melalui kegiatan ini, BPSDM Kementerian PU berkomitmen menghasilkan lulusan MSS yang unggul dan berdaya saing, guna mendukung pembangunan infrastruktur melalui komunikasi publik yang transparan, kredibel, dan akuntabel.