Perkuat Sinergi Hadapi Musim Hujan 2025/2026, Apel Siaga Bencana - Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah V Yogyakarta
Logo

Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah V Yogyakarta

Office Address

Jl. Ngeksigondo No.1-2, Prenggan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172

Phone Number

(0274) 387815

(0274) 387815

Email Address

bapekom5@pu.go.id

Perkuat Sinergi Hadapi Musim Hujan 2025/2026, Apel Siaga Bencana

Yogyakarta – Sebagai langkah antisipatif dan wujud kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada musim penghujan 2025/2026, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak menggelar Apel Siaga Bencana secara Online bersama Kementerian PU dan sejumlah UPT di daerah. Pada Selasa (4/11), Apel secara daring dipimpin langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo.

Kegiatan Apel Siaga Bencana dipusatkan di Workshop BBWS Serayu Opak di Sleman, D.I. Yogyakarta ini turut diikuti oleh Pemrov, Pemkab Jateng-DIY, Balai Balai PU Wilayah Yogyakarta termasuk Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah V Yogyakarta, Kegiatan ini untuk menegaskan soliditas dan sinergi antar-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di daerah.

Dalam sambutannya, Menteri Dody secara tegas menggarisbawahi tiga pilar besar yang menjadi fondasi kesiapsiagaan nasional Kementerian PU dalam menghadapi ancaman musim hujan:

Kesiapsiagaan Infrastruktur dan Keselamatan Publik: Pilar pertama ini berfokus pada memastikan bahwa seluruh infrastruktur yang telah dibangun dalam kondisi aman dan prima dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh, perbaikan cepat dan preservasi rutin sebelum hujan besar datang.

Komando Terpadu dan Teknologi Respon Cepat: Pilar kedua menekankan pentingnya sistem komando yang terintegrasi dan efisien dengan memperkuat kolaborasi lintas lembaga dan koordinasi antar balai Kementerian PU di setiap wilayah. Pastikan komando dari Pusat hingga lapangan berjalan dalam satu suara, satu data, dan satu tindakan, karena kecepatan data menentukan kecepatan aksi / dan di tengah bencana, setiap menit berarti penyelamatan.

Pelayanan Publik yang Manusiawi dan Berkelanjutan: Pilar ketiga menyoroti aspek kemanusiaan dalam penanganan bencana. Kementerian PU berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang tidak hanya cepat, tetapi juga berempati, serta memastikan bahwa fungsi infrastruktur vital dapat segera pulih pasca-bencana demi menjaga keberlanjutan kehidupan dan perekonomian masyarakat.

Menteri Dody menekankan sebuah filosofi penting untuk insan PU "Kita memang tidak bisa mengendalikan alam, namun kita bisa memastikan infrastruktur yang kita bangun mampu beradaptasi terhadap ujian alam dan lonjakan beban layanan puncak."

Pelaksanaan Apel Siaga Bencana bukanlah sekadar prosedur formal, melainkan sebuah penegasan ulang atas peran krusial Kementerian PU. Menteri Dody menegaskan bahwa kegiatan ini adalah momen untuk "meneguhkan kembali komitmen dan tugas Kementerian PU sebagai penjaga urat nadi bangsa, pelindung keselamatan masyarakat, dan pengawal keberlanjutan infrastruktur."

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi insan Sumber Daya Air (SDA) untuk memastikan kesiapan infrastruktur vital serta keselamatan masyarakat di wilayah kerja yang mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan wilayah Jawa Tengah, khususnya dalam mengantisipasi ancaman banjir dan tanah longsor.

Dalam apel siaga ini, dipastikan kesiapan meliputi tiga aspek utama: Sumber Daya Manusia (SDM), peralatan berat, dan bahan banjiran, serta sistem tanggap darurat yang terintegrasi. Partisipasi Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah V Yogyakarta dalam apel ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya mitigasi bencana, memastikan bahwa kesiapsiagaan didukung oleh personel yang kompeten dan solid.

Selain memperkuat koordinasi internal Kementerian PU, BBWS Serayu Opak juga menjalin koordinasi intensif dengan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan agar penanganan bencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terpadu di lapangan. (MH)