SELURUH PESERTA LULUS PELATIHAN PERENCANAAN ANGGARAN DI BAPEKOM VIII MAKASSAR
Makassar, 10 November 2021 - Untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara yang profesional dan berintegritas pada bidang Perencanaan Anggaran BPSDM Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen telah melakukan Pelatihan Perencanaan Anggaran dengan difasilitasi oleh Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) Wilayah VIII Makassar.
Mewakili Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepala Bapekom PUPR Wilayah VIII Makasar Anwar menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung terwujudnya perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi, berkeadilan, berkelanjutan APBN disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan negara dan kemampuan dalam menghimpun pendapatan negara.
“Kementerian PUPR di tahun 2021 ini diberi kepercayaan untuk mengelola APBN yang sangat besar. APBN disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan negara dan kemampuan dalam menghimpun pendapatan negara dalam rangka mendukung terwujudnya perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional,” jelas Anwar.
“Dalam APBN dikenal siklus APBN dan hubungan keuangan APBN. Siklus APBN sebagai wujud dari suatu pengelolaan APBN terdiri dari suatu rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban. Sinkronisasi perencanaan dan penganggaran dalam APBN diperlukan untuk meningkatkan keterpaduan perencanaan dan penganggaran yang lebih berkualitas dan efektif dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan nasional sesuai visi dan misi presiden yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Amanah ini menuntut kita semua untuk terus meningkatkan kompetensi. Untuk itu, BPSDM Kementerian PUPR melaksanakan pelatihan perencanaan anggaran untuk mengembangkan kompetensi ASN PUPR yang bidang tugasnya melaksanakan perencanaan anggaran,” lanjut Anwar.
Denik Haryani salah satu peserta yang merupakan Subkoordinator Bidang Tugas Strategi Pembiayaan dari Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan mengatakan pengalamannya dalam mengikuti pelatihan ini. “Pengalaman paling berkesan saat harus kerja kelompok utk seminar studi kasus, karena jadi banyak kenalan baru dan bisa berinteraksi dengan sesama peserta, sehingga selain dapat ilmu juga dapat networking baru. Banyak sekali manfaat yg didapat, karena perencanaan anggaran merupakan core dari setiap pelaksanaan pekerjaan di tiap unit kerja sehingga pelatihan ini sangat baik dan memberi banyak ilmu baru,” jelasnya.
Dengan kurikulum Pelatihan PERENCANAAN ANGGARAN sebanyak 43 Jam Pelajaran (JP), yang dilaksanakan dengan pola Distance Learning pada tanggal 01 sampai dengan 10 November 2021, BPSDM berhasil meluluskan seluruh Peserta Pelatihan PERENCANAAN ANGGARAN yang berjumlah 31 peserta. Adapun predikat kelulusan setelah diadakan rapat evaluasi dan kelulusan didapati tiga peserta terbaik sebagai berikut, Yossi Apriana dari BBWS Sungai Brantas, Ditjen SDA pada peringkat pertama, Denik Haryani dari DItjen Pembiayaan Infrastruktur PUP dan Perumahan pada peringkat ke dua dan Hana Adityas Madyarini dari Biro Keuangan pada peringkat ke tiga.