30 AGUSTUS 2025

|

09:42 WIB

SELURUH PESERTA LULUS DALAM PELATIHAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DED SPALD-T SKALA PERKOTAAN

04 November 2021  /   BPSDM Kementerian PUPR       518

Bandung, 4 November 2021 - Pelatihan Pendampingan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Skala Perkotaan yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPSDM PUPR) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman secara daring sejak 21 Oktober 2021 telah rampung dan resmi ditutup, Rabu (3/11). 


Seluruh peserta sejumlah 24 orang dinyatakan lulus dalam pelatihan yang difasilitasi oleh Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah IV Bandung ini. Adapun 3 (tiga) peserta diantaranya meraih predikat terbaik, yaitu: Yuli Imawati dari Balai PPW Jawa Timur; Erlita dari Balai PPW Bangka Belitung; dan Nadiyatul Fitriyyah dari Balai PPW Riau. 


Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman yang diwakili Kepala Bidang Manajemen Sistem dan Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi, Fitri Riandini, dalam sambutan penutup pelatihan mengatakan bahwa dalam meningkatkan kualitas permukiman yang layak, sehat dan aman menuju terwujudnya smart living melalui Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, salah satunya berupa pengelolaan air limbah, persampahan, dan drainase lingkungan. 


Pembangunan infrastruktur air limbah, melalui kolaborasi multistakeholder ini telah berkontribusi bagi peningkatan cakupan pelayanan air limbah secara nasional. Maka untuk mendukung keberhasilan pencapaian sasaran kualitas bidang permukiman tersebut, tentunya sangat berkaitan erat dengan kinerja semua pihak, salah satunya ASN yang bertanggung jawab dalam Pendampingan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sistem Pengelolaan Air Limbah. “Oleh sebab itu pengelolaan air limbah ini tidak dapat terwujud, tanpa adanya pemahaman dan kemampuan dalam melakukan analisis terhadap dokumen DED SPALD-T Skala Perkotaan,” ungkap Fitri.


Dengan terselenggaranya pelatihan ini diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan berkontribusi demi kemajuan unit kerja dan unit organisasi masing-masing.


Manfaat dari pelatihan ini juga turut dirasakan Siti Faizah, salah satu peserta dari BPPW Kalimantan Selatan. Menurutnya banyak pengetahuan yang didapat, diantaranya tentang tahapan, metode, dan informasi keteknikan yang dapat mengubah kinerja saya menjadi semakin efisien. “Saat mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan untuk merencanakan pembangunan SPAL-D, menurut saya hal tersebut sangat perlu untuk saya terapkan ketika mengawal pekerjaan konsultan,” ujar Faizah.