MEMBANGKITKAN DAYA SAING INDONESIA DI SEKTOR INFRASTRUKTUR MELALUI PEJABAT FUNGSIONAL ANDAL
Bandung, 2 November 2021 – Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia merupakan hal yang selalu diperhatikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Begitupun dengan daya saing Indonesia di ranah global khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur. Mendukung tujuan tersebut Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR terus mengadakan pelatihan untuk mengelola dan meningkatkan kompetensi SDM pada hal ini khususnya Pejabat Fungsional. Salah satunya, Pelatihan Fungsional Teknik Pengairan, Teknik Penyehatan Lingkungan, dan Teknik Jalan dan Jembatan yang mulai dilaksanakan dan dibuka secara resmi Selasa (2/11), secara daring.
Bidang teknik yang dilaksanakan pelatihan nya kali ini, memiliki peran masing-masing dalam mendukung tujuan organisasi. Peningkatan kapasitas irigasi dengan membangun bendungan dapat mendukung ketahanan air sehingga ketahanan pangan nasional terjamin. Peranan dalam peningkatan nilai konsumsi, produktivitas tenaga kerja, dan akses yang menghubungkan antar wilayah dapat terlaksana melalui pembangunan jalan dan jembatan. Daya tarik investasi pun dapat meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi akan maju dengan sarana konektivitas yang andal. Selain itu, peningkatan kualitas hidup masyarakat juga perlu diperhatikan. Dengan layanan akses air minum, sanitasi, pengolahan limbah serta drainase yang terkelola dengan baik hal tersebut dapat tercapai.
SDM khususnya Pejabat Fungsional berkualitas dan kompeten tentu dibutuhkan untuk menggerakkan pembangunan infrastruktur mencapai tujuan dan manfaatnya. “Dalam menjalankan peranan tersebut, Sumber Daya Manusia (SDM) terutama Bidang PUPR khususnya para Pejabat Fungsional Teknik Pengairan, Teknik Jalan dan Jembatan, serta Teknik Penyehatan Lingkungan menjadi komponen penting dalam penentuan keberhasilan organisasi untuk mewujudkan visi dan misinya. Pengelolaan SDM yang terencana dan terarah mutlak diperlukan,”ujar Kepala Bidang Manajemen Sistem dan Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Catherine Sihombing, saat membuka pelatihan.
Pelatihan Fungsional Teknik Pengairan yang difasilitasi oleh Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PUPR Wilayah I Medan diikuti oleh 32 orang peserta. Sementara, yang difasilitasi oleh Bapekom PUPR Wilayah IV Bandung diikuti oleh 30 orang peserta. Dua pelatihan tersebut akan berlangsung hingga 11 November secara daring. Bapekom PUPR Wilayah III Jakarta akan memfasilitasi 26 orang peserta pada Pelatihan Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan. Sedangkan Pelatihan Fungsional Teknik Jalan dan Jembatan difasilitasi oleh Bapekom PUPR Wilayah IX Jayapura dengan 24 orang peserta. Masing-masing akan rampung pada 12 November secara daring dan tatap muka.
Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para Pejabat Fungsional yang lulus dapat menggerakkan, meningkatkan kuantitas, dan kualitas pembangunan infrastruktur. Catherine menambahkan, “Apalagi saat ini kita sudah memasuki era keterbukaan. Maka kompetensi menjadi syarat mutlak untuk Bapak/Ibu bisa bersaing tidak hanya secara nasional tapi juga internasional.”
Disamping semangat dan harapan yang tinggi terhadap fungsi dan peran Pejabat Fungsional, pentingnya pelatihan ini juga tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negrara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 13 Tahun 2019. Pegawai Negeri Sipil (PNS) PNS yang telah diangkat sebagai Pejabat Fungsional, paling lama tiga tahun wajib mengikuti dan lulus pelatihan fungsional.