BPSDM TUTUP PELATIHAN PENGAWASAN PEKERJAAN KONSTRUKSI
Kendari, 25 November 2021 - Pelatihan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (BPSDM PUPR) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen bekerjasama dengan Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Konawe Kepulauan secara klasikal sejak 15 November lalu telah rampung dan resmi ditutup, Kamis (25/11).
Dengan difasilitasi Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VIII Makassar, 16 ASN Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Konawe Kepulauan dinyatakan lulus dalam pelatihan ini. 3 (tiga) peserta diantaranya meraih predikat peserta terbaik, yaitu: Rahmat Muflih di peringkat terbaik pertama; La Bage di peringkat terbaik kedua; dan Basri di peringkat terbaik ketiga.
Kepala Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VIII Makassar, Anwar dalam sambutan penutupan pelatihan menyampaikan bahwa penyediaan infrastruktur bidang PUPR harus melalui proses penyelenggaraan pekerjaan konstruksi meliputi tahap perencanaan pekerjaan konstruksi, pelaksanaan beserta pengawasan pekerjaan konstruksi, dan operasi serta pemeliharaan.
"Tujuan pemeriksaan/pengawasan penyelenggaraan pekerjaan konstruksi adalah untuk menjaga tercapainya tertib penyelenggaraan dan hasil pekerjaan konstruksi baik fisik maupun non fisik meliputi aspek perencanaan konstruksi, pengadaan, manajemen pelaksanaan dan pengendalian kontrak di lingkungan Kementerian PUPR," tutur Anwar.
Untuk itu, Anwar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Konawe Kepulauan atas kepercayaannya sehingga terlaksana kerjasama pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi ASN Bidang PUPR di Kabupaten Konawe Kepulauan yang selanjutnya dapat mengaplikasikan ilmunya di tempat kerja dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas infrastruktur. Selain itu Anwar juga berharap semoga kedepannya akan ada tindak lanjut dari kerjasama ini untuk substansi Teknis bidang PUPR lainnya.
Dalam kesempatan ini, manfaat pelatihan pelatihan ini turut disampaikan salah satu peserta terbaik, Rahmat Muflih. Menurutnya, "Pelatihan ini sangat bermanfaat, membuat cara berfikir dan bertindak harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku mengenai pekerjaan konstruksi".
Banyak pengetahuan yang didapat dalam pelatihan ini, diantaranya pengetahuan mengenai persiapan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian pekerjaan konstruksi serta dasar hukum yang mengatur setiap tahapan kegiatan konstruksi.