BPSDM SELENGGARAKAN MONEV KARYASISWA PROGRAM MAGISTER SUPERSPESIALIS UGM
Jakarta, 08 November 2021- Untuk mendukung tugas belajar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) berusaha mendukung dan mengawal secara penuh, dalam bentuk fasilitasi dan pemberian motivasi bagi karyasiswa sejak terpilih mengikuti Program Magister Super Spesialis. Sebagai salah satu bentuk fasilitasi bagi karyasiswa serta untuk menjamin terlaksananya program pendidikan sesuai dengan harapan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin. Monitoring dan Evaluasi ini merupakan monev tatap virtual terakhir bagi Angkatan I tahun 2020 sebelum kelulusan pada bulan Februari-Maret 2022 nanti.
Sekretaris BPSDM Herman Suroyo dalam pembahasan lebih lanjut tentang Monev Senin (08/11) menyampaikan,“Pada kesempatan ini kami berharap mendapatkan gambaran progres studi Karyasiswa baik dari pihak Perguruan Tinggi penyelenggara Pendidikan maupun dari Karyasiswa agar dapat dilakukan mitigasi adanya kemungkinan keterlambatan studi. Namun demikian kami yakin dan kami harapkan, para Karyasiswa mampu menyelesaikan tugas belajar ini tepat waktu juga berharap rekan-rekan Karyasiswa dapat saling mensupport satu sama lain agar bisa “lulus bareng”.
”Seperti kita ketahui Bersama, Kementerian PUPR telah menjalankan 2 angkatan Program Magister Super Spesialis. Karyasiswa sebanyak 159 Karyasiswa Program Magister Super Spesialis angkatan I tahun 2020 sudah memasuki semester ke-3 (terakhir), dan dijadwalkan akan selesai secara keseluruhan pada awal tahun 2022. Sedangkan untuk Angkatan II Tahun 2021 Program Magister Super Spesialis sebanyak 156 karyasiswa terpilih telah memulai perkuliahan pada Agustus 2021,”imbuh Herman Suroyo.
Pada semester 2 ini, Karyasiswa Program Magister Super Spesialis angkatan I tahun 2020 di UGM sejumlah 43 karyasiswa menunjukkan prestasi yang baik dengan mempersembahkan nilai rata-rata IPK memuaskan. Meskipun ada kendala terkait penyusunan studi kasus, thesis dan jurnal, namun karyasiswa dapat secara aktif berkonsultasi dengan pembimbing untuk menyelesaikan kendala tersebut. Serta harapan pembelajaran dan pengalaman yang didapatkan selama magang dapat membekali Karyasiswa dengan pengetahuan dan mematangkan pola pikir Karyasiswa sebagai bagian dari problem solver permasalahan pembangunan infrastruktur di lapangan.
Bapak Menteri PUPR saat pembekalan karyasiswa Program Magister Super Spesialis menekankan pesan-pesan bahwa “Pendidikan harus dinikmati dan disyukuri. Kunci keberhasilan pada program ini adalah kedisiplinan dari mahasiswa itu sendiri dan Smart is a must but not sufficient. Harus tetap memegang Akhlaqul Karimah. Nyaman, aman dan bermanfaat bagi orang banyak.” Diharapkan dengan adanya program ini yang merupakan sinergi dengan 4 PTN kredibel (UGM, ITB, ITS, dan UNDIP) organisasi PUPR dapat menjadi lebih kuat (organisasi yang baik, dan SDM yang mumpuni).