02 SEPTEMBER 2026

|

09:26 WIB

BPSDM PU CETAK 34 ASN PENGELOLA APBN YANG AKUNTABEL DAN MINIM RISIKO

13 Mei 2026  /   BPSDM Kementerian PU       35

Makassar, 8 Mei 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah VIII Makassar resmi merampungkan Pelatihan Teknis Fungsional Pengelolaan Keuangan APBN Angkatan IV yang dilaksanakan secara distance learning pada Jumat (08/05).

Kegiatan yang berlangsung pada 4 hingga 8 Mei 2026 ini diikuti oleh 34 ASN Kementerian PU sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi aparatur dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang profesional, tertib, dan akuntabel.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen BPSDM Kementerian PU, Rudy Ridwan Effendi, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Ia berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan teknis peserta sekaligus memperkuat integritas, ketelitian, dan kemampuan mitigasi risiko dalam pengelolaan APBN.

“Peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan, meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaporan keuangan, serta meminimalisir kesalahan administrasi maupun potensi risiko dalam pengelolaan APBN,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi komprehensif terkait pengelolaan keuangan APBN guna mendukung pelaksanaan tugas Pejabat Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan APBN maupun Pranata Pengelolaan Keuangan APBN secara lebih efektif dan profesional.

Seluruh peserta dinyatakan lulus dengan rincian 3 peserta berpredikat “Memuaskan”, 24 peserta “Baik Sekali”, dan 7 peserta “Baik”. Adapun tiga peserta dengan capaian nilai tertinggi dalam pelatihan ini yaitu:

  1. Marselia Mulyani dari Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Batam
  2. Hevrina Irayanna dari Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan
  3. Lutfia Herawati dari Sekretariat Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur

Salah satu peserta, Yasinta Sukinam Nalenan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan yang dinilai sangat membantu dan relevan dengan kebutuhan pekerjaan. Menurutnya, materi yang diberikan lengkap dan mendalam sehingga dapat menjadi pedoman dalam menjalankan tugas secara tepat sekaligus mengurangi risiko dalam pengelolaan keuangan negara.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara, narasumber, dan panitia atas dukungan selama pelatihan berlangsung. Yasinta berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di unit kerja masing-masing guna mendukung pengelolaan APBN yang tertib, akuntabel, dan minim temuan.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak SDM aparatur yang kompeten, adaptif, dan berintegritas untuk mendukung tata kelola keuangan negara yang semakin berkualitas.