BPSDM BERUPAYA HADIRKAN JAFUNG TEKNIK TATA BANGUNAN DAN PERUMAHAN KOMPETEN MELALUI PELATIHAN
Medan, 28 Oktober 2021 – Berjalan sejak 19 Oktober, Pelatihan Fungsional Teknik Tata Bangunan dan Perumahan (TBP) telah rampung dan resmi ditutup Kamis (28/10), di Medan. Sebanyak 28 orang peserta berhasil lulus dari pelatihan yang diadakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan difasilitasi oleh Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah I Medan. Pelatihan tersebut sebagai upaya menghadirkan SDM yang kompeten dan ahli di bidang Teknik TBP untuk menciptakan lingkungan yang dapat mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera.
Di tengah upaya pemenuhan kebutuhan perumahan dan permukiman yang layak, aman dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia, saat ini Kementerian PUPR sedang mengejar pembangunan infrastruktur perumahan dan permukiman di Indonesia melalui pembangunan rumah/hunian layak huni sesuai parameter Sustainable Development Goals (SDG’s). Salah satu parameternya adalah kecukupan luas bangunan, serta ketahanan konstruksi sebagai aspek kelayakan struktur keselamatan bangunan, kesehatan, dan lainnya. Selanjutnya, dengan terpenuhinya kebutuhan akan ketersediaan perumahan yang layak dan aman diharapkan dapat menciptakan lingkungan dengan konsep smart living untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera. Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen, Moeh. Adam saat menutup pelatihan.
Lebih lanjut Adam mengatakan, tujuan tersebut bisa dicapai salah satu nya dengan SDM khususnya Pejabat Fungsional yang kompeten dan ahli dibidangnya. Serta melimpahkan kinerjanya untuk mewujudkan tujuan oganisasi. “Selain mampu memberikan dedikasi dan kontribusi positif bagi unit organisasi sesuai jenjang, tugas serta fungsinya, para peserta juga diharapkan mampu merancang karirnya untuk masa yang akan datang serta disiplin dalam menyampaikan hasil kinerja yang telah dicapainya.”
Harapan untuk menjalankan tanggungjawab itu diemban oleh 28 orang peserta yang lulus. Bahkan salah satu diantaranya mendapat predikat memuaskan, yaitu Unin Restriana Suparno dari Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya. Hasil yang baik ini tidak terlepas dari peran para pengajar yang berasal dari Widyaiswara, Pejabat Struktural, dan Pejabat Fungsional bidang tekait.
Sunarto salah satu peserta dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepulauan Riau mengatakan,"Setelah mengikuti pelatihan ini, saya mendapat banyak masukan terkait bisnis proses dan penyusunan DUPAK, dan tentunya hal ini memberikan insight baru kepada saya dalam menentukan strategi dalam melaksanakan tugas di unit kerja. Kalau sebelumnya saya melaksanakan tugas tanpa mengetahui apa-apa saja butir-butir kegiatan yang dapat diklaim di DUPAK, maka sekembalinya saya di unit kerja, saya akan mulai me-manage penugasan yang saya lakukan dan mengaitkannya kepada butir-butir kegiatan yang ada di DUPAK. Selain itu, saya juga akan mengontrol penugasan terkait kejafungan sehingga saya dapat memaksimalkan angka kredit untuk pengajuan DUPAK ke depannya."