Orientasi PPPK Angkatan I Resmi Ditutup: Siap Perkuat Kinerja Dan Pelayanan Publik
Bandung, 7 Mei 2026 – Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung resmi menutup Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada 4 – 7 Mei 2026 secara distance learning ini diikuti oleh 247 peserta PPPK dari lingkungan Kementerian PU dan seluruh peserta dinyatakan lulus.
Orientasi PPPK ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi bagi PPPK yang baru diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika profesi, tugas dan fungsi ASN, serta budaya kerja di lingkungan Kementerian PU agar mampu melaksanakan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Pelaksanaan Orientasi PPPK ini didukung oleh tenaga pengajar yang berasal dari widyaiswara, pejabat struktural dan pejabat fungsional Kementerian PU. Berdasarkan hasil evaluasi penyelenggaraan, sebanyak 210 peserta memperoleh predikat “Sangat Memuaskan”, 33 peserta memperoleh predikat “Memuaskan”, 2 peserta memperoleh predikat “Baik Sekali”, dan 2 peserta memperoleh predikat “Baik”.
Adapun 5 Peserta dengan predikat “Terbaik” yang kami rekap dari hasil nilai MOOC dan nilai keseluruhan distance learning diraih oleh:
- Fauzi Rachman, S.T., BPJN Banten, Ditjen Bina Marga
- Ria Amelia Savitri, S.H., BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat, Ditjen Bina Marga
- Siti Sundari, S.Pi., BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat, Ditjen Bina Marga
- Sri Wati Ningsih, S.T., Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Tenggara, Setditjen Prasarana Strategis
- Slamet Senang Setiabudi, S.E., BPJN Banten, Ditjen Bina Marga
Dalam sambutan penutupan, Kepala BPSDM Kementerian PU yang diwakili Plh. Kepala Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung, Andry Aryanto Hutapea, menyampaikan bahwa orientasi ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai peran strategis ASN dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas.
Beliau juga menegaskan bahwa orientasi ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan pengabdian sebagai ASN. Tantangan yang akan dihadapi ke depan tidaklah sederhana, para peserta dituntut untuk terus mengembangkan diri, menjaga integritas, memperkuat profesionalisme, serta menjadikan setiap pengalaman kerja sebagai proses pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas diri. Sebagai bagian dari Kementerian PU, PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.
Penutupan orientasi ini diharapkan menjadi momentum bagi para PPPK untuk segera mengimplementasikan pengetahuan, nilai, dan etika yang telah diperoleh di unit kerja masing-masing. Kehadiran PPPK yang profesional, disiplin, dan berintegritas akan mendukung peningkatan kinerja organisasi, memperkuat tata kelola birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat dan berkualitas bagi masyarakat.
Dengan kompetensi yang semakin kuat, PPPK diharapkan dapat berkontribusi nyata dan mampu menjadi bagian dari solusi dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur yang berdampak luas bagi masyarakat.