06 AGUSTUS 2026

|

11:56 WIB

JALAN ANDAL BERAWAL DARI PENILIK YANG KOMPETEN

05 Agustus 2026  /   BPSDM Kementerian PU       24

Makassar, 4 Agustus 2026 – Jalan yang andal, aman, dan laik fungsi tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembangunan, tetapi juga oleh pemantauan kondisi jalan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Penilikan jalan menjadi salah satu langkah penting untuk mengidentifikasi kerusakan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien. Melalui pengawasan kondisi jalan yang baik, kualitas layanan infrastruktur dapat terus terjaga sekaligus mendukung konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, dan keselamatan masyarakat.

Untuk memperkuat kompetensi aparatur di bidang tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah VIII Makassar menyelenggarakan Pelatihan Penilikan Jalan secara blended learning pada 4–11 Agustus 2026.

Pelatihan diikuti oleh 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) Direktorat Jenderal Bina Marga selama 42 Jam Pelajaran (JP). Selama pelatihan, peserta dibekali kompetensi mengenai pelaksanaan penilikan jalan sesuai norma, standar, prosedur, dan kriteria yang berlaku, sehingga mampu melakukan pemantauan kondisi jalan secara sistematis serta memberikan rekomendasi penanganan yang tepat dalam mendukung kemantapan dan keselamatan jalan.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Sjofva Rosliansjah, menegaskan bahwa penilik jalan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan.

"Penilik jalan berperan penting dalam melakukan pengamatan visual, melaporkan kondisi jalan dan jembatan, serta memberikan masukan terhadap kebutuhan pemeliharaan rutin maupun penanganan darurat. Informasi yang dihasilkan menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan agar penanganan jalan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan responsif," ujar Sjofva.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur yang andal hanya dapat diwujudkan oleh sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berintegritas.

"Pembangunan infrastruktur yang andal hanya dapat diwujudkan melalui SDM bidang Pekerjaan Umum yang kompeten dan berintegritas," tambahnya.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU terus memperkuat kompetensi aparatur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan jalan. Kompetensi yang diperoleh peserta diharapkan mampu mendukung pemantauan kondisi jalan yang lebih efektif, mempercepat penanganan kerusakan, menjaga tingkat kemantapan jalan, serta menghadirkan infrastruktur yang aman, andal, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.