EVALUASI PASCA PENGEMBANGAN KOMPETENSI DEMI TINGKATKAN EFEKTIVITAS PELATIHAN
Bandung, 21 November 2021 – Pengembangan kompetensi yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPSDM PUPR) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para peserta mengenai substansi tertentu. Dampak dari efektivitas suatu pengembangan kompetensi perlu dikaji dan dipantau guna menjaga kualitasnya. Maka, BPSDM melalui Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen mengadakan Lokakarya Evaluasi Pengembangan Evaluasi Pasca Pengembangan Kompetensi Manajemen Tahun Anggaran 2020, Kamis (18/11), di Bandung secara tatap muka.
Secara berkala bagi lulusan perlu dilakukan evaluasi setelah pengembangan kompetensi guna mengetahui kemanfaatan atau efektivitasnya bagi masing-masing instansi. Hal tersebut telah diamanatkan pada Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) Nomor 13 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pembinaan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Teknis.
Pusbangkom Manajemen telah mengadakan 4 rangkaian Focus Group Discussion untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan. Tujuan dari kegiatan ini pun disampaikan oleh Kepala Pusbangkom Manajemen, Moeh. Adam. “Untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemanfaatan kompetensi alumni peserta setelah mengikuti pengembangan kompetensi dan sejauh mana manfaat pelaksanaan penyelenggaraan pengembangan kompetensi setelah peserta lulus pelatihan dan kembali ke instansinya,” ungkap Adam.
Keberhasilan pengembangan kompetensi diukur dengan 4 variabel. Sikap, persepsi dan perasaan alumni peserta pelatihan tentang pengembangan kompetensi yang diikuti; pengetahun dan keterampilan alumni peserta setelah mengikuti pengembangan kompetensi; transfer pengetahuan yang dilakukan alumni peserta pelatihan kepada rekan kerja; dan dampak alumni terhadap peningkatan kinerja, baik secara individu maupun secara organisasi.
Narasumber yang berasal dari Universitas Pendidikan Indonesia, Taufani Chusnul Kurniatun, memaparkan materi yang berfokus pada segi perilaku dan hasil dari pengembangan kompetensi. Topik mengenai evaluasi pelatihan manajemen kepemimpinan, manajemen fungsional, manajemen konstruksi, dan manajemen umum dibahas dan didiskusikan dengan para 25 orang peserta yang berasal dari Unit Organisasi di Kementerian PUPR dan Unit Kerja di BPSDM.