Selamat Datang di Website Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar
Logo

Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar

Alamat Kantor

Jl. Nuri No.19, Mariso, Kec. Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90121

Nomor Telepon

+628114484604

(0411) 873749

Alamat Email

bapekom8makassar@pu.go.id

SIMANTU Talkshow Episode 35

  • Talkshow
  • Tuesday, 30 April 2024
  • Bapekom PU 8 MKS

SIMANTU Talkshow yang diselenggarakan secara Live Stream Oleh Bapekom PUPR Wilayah VIII Makassar. Mari kenal lebih dalam lagi di live stream podcast SIMANTU TalkShow, "Mengenal Teknologi Asbuton dan Lapis Pondasi Semen Komposit Tanah untuk Perkerasan Jalan".

Asbuton berasal dari Pulau Buton di Sulawesi Tenggara yang ditemukan sejak tahun 1924, dan memiliki cadangan terbesar di dunia sebanyak 663 juta ton yang berada di Kabupaten Kabungka dan Lawele. Untuk Asbuton Kabungka batuan induknya adalah batu kapur dan aspalnya meresap kedalam pori-pori batuan sebesar 12-20 persen. Sementara Asbuton Lawele, batuan induknya adalah batuan silika sehingga aspalnya tidak meresap melainkan menempel di batuan sebanyak 20-30 persen.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan (BBPJN Sulsel) telah menerapkan pengunaan Aspal Buton (Asbuton) sebanyak 21.000 ton sepanjang tahun 2023.BBPJN Sulsel memanfaatkan Asbuton sebagian besar untuk paket pekerjaan preservasi jalan baik pada tahun lalu maupun paket berjalan pada tahun 2024.

Lebih lanjut Kepala BBPJN Sulsel mengungkapkan, Asbuton termasuk kedalam salah satu dari 21 komoditas hilirisasi strategis 2023. Hilirisasi ini merupakan kebijakan presiden yaitu memproduksi aspal bukan sebagai penambang melainkan produksi aspal. Dengan regulasi Peraturan Presiden (Perpres) No 15 tahun 2023 tentang petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik T.A 2023, Peraturan Menteri PUPR No 18 tahun 2018 tentang Penggunaan Aspal Buton Untuk Pembangunan dan Preservasi Jalan.

Asep menambahkan, penggunaan asbuton akan mengurangi impor aspal minyak sehingga menghemat devisa negara, serta meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 78-86%. Jenis Asbuton yang digunakan untuk jalan yaitu Asbuton Butir B 5/20 (Buton Granular Asphalt/BGA), Asbuton Butir B 50/30 (Lawele Granular Asphalt/LGA), Aspal Pracampur, Asbuton Murni yang kemurniannya diatas 90%, dan Campuran Asbuton Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA) untuk jalan dengan lalu lintas rendah.

Melalui pemberdayaan Asbuton dalam pembangunan infrastruktur jalan diharapkan dapat menciptakan jalan kita yang kokoh sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dukungan terhadap regulasi Asbuton disertai dengan pengembangan teknologi produksi yang lebih baik akan menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan dan kesuksesan industri ini khususnya bagi Sulawesi Tenggara.

(iNdRo)