06 SEPTEMBER 2026

|

17:01 WIB

BPSDM SELESAI LAKSANAKAN 2 PELATIHAN SEKTOR JALAN DAN JEMBATAN

26 April 2021  /   BPSDM Kementerian PU       493

Yogyakarta, 26 April 2021 - Kemajuan infrastruktur menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan suatu bangsa. Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku Kementerian yang bergerak di bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat, terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa. Salah satunya dengan menyusun program-program prioritas terkait pembangunan infrastruktur di berbagai sektor, termasuk diantaranya sektor jalan dan jembatan. Maka dalam mendukung kemajuan pembangunan infrastruktur tersebut, tentunya dibutuhkan SDM yang profesional dan kompeten.


Untuk itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM PUPR) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan , Perumahan dan PIW telah melaksanakan dua pelatihan sekaligus yaitu, Pelatihan Training Of Trainer Metode Survei Jembatan dan Training Of Trainer Survei Inventarisasi dan Inspeksi Cara Cepat serta Survei Lereng Jalan. Kedua pelatihan ini difasilitasi oleh dua balai dari lingkungan BPSDM yakni, Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah V Yogyakarta dan Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VIII Makassar.


Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Jembatan dan PIW Rezeki Peranginangin dalam sambutan penutupnya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan pelatihan yang disiapkan bagi para ASN di Lingkungan Ditjen Bina Marga untuk memenuhi standar kompetensi jabatan sesuai Peraturan Menteri PUPR No. 7 tahun 2020. Pelatihan Training Of Training Survei Jaringan Jalan yang dilaksanakan untuk menyeragamkan cara melakukan survei pengumpulan data kondisi jaringan jalan mulai dari pelaksanaan, pengolahan, dan pelaporan, sehingga diharapkan semua pelaksana survei jalan dapat mendata dengan tepat, benar dan lengkap, sehingga memperoleh data kondisi jaringan jalan yang berkualitas yang memenuhi aspek faktual, akurat, konsisten, dan akuntabel.


Rezeki juga mengatakan harapannya terhadap para peserta yang telah mengikuti pelatihan, "Sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan, maka Bapak dan Ibu setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan mampu melakukan pengumpulan data jembatan serta menjadi ASN yang berkompeten sebagai Quality Control/ Verifikator/ Validator pengumpulan data bidang jembatan guna mendukung kebutuhan Basis Data Bina Marga yang baik, berkualitas dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu mampu melaksanakan survei inventarisasi dan inspeksi cara cepat serta survei lereng jalan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan (konsultan) sesuai dengan kebutuhan".


Pelatihan TOT Metode Survey apengumpulan Data Jembatan dilaksanakan dengan pola Distance Learning sejak tanggal 15  s.d 26 April 2021 di Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah V Yogyakarta ini telah berhasil meluluskan seluruh pesertanya sebanyak 28 Peserta, dengan menghasilkan tiga lulusan terbaik yakni, Aderiani, ST., MT. Dari BBPJN Jawa Timur - Bali pada peringkat pertama, Yudo Adi Nugraha, ST dari BPJN Kalimantan Selatan pada peringkat kedua dan Larasati Anggara Adhaningtyas, ST  pada peringkat ketiga.


Sedangkan pada Pelatihan TOT Survey Inventarisasi, Inspeksi Cara Cepat Dan Survey Lereng Jalan telah dilaksanakan sejak tanggal 15  s.d 26 April 2021 telah menyatakan peserta LULUS sebanyak 27 orang dan 2 orang tidak lulus karena tidak memenuhi persyaratan kehadiran 90% dan tidak memenuhi persyaratan nilai kelulusan. Adapun predikat kelulusan terbaik di raih oleh Niken Inriyani Babay, ST. Dari BPJN Sulawesi Tengah pada peringkat pertama, Muhammad Heykal, ST. dari BPJN Riau pada peringkat dua dan Tommi Julio Lumban Tobing, ST. Dsri BBPJN Sumatera Selatan pada peringkat tiga.