06 SEPTEMBER 2026

|

16:51 WIB

27 PESERTA LULUS PELATIHAN PENGELOLAAN BANJIR TERPADU

05 Februari 2021  /   BPSDM Kementerian PU       441

Jakarta, 5 Februari 2021 - Banjir merupakan bencana rutin yang kita alami terutama untuk daerah Jakarta. Tahun lalu misalnya, pada malam tahun baru, sebagian besar wilayah DKI Jakarta digenangi banjir hingga menutup akses ke beberapa lokasi. Pentingnya pemahaman mengenai manajemen penanggulangan bencana akan menjadi landasan atau dasar dalam mengembangkan pengurangan risiko dalam penanggulangan bencana.

Kementerian PUPR sebagai kementerian teknis yang bertugas membangun infrastruktur telah melakukan pengendalian banjir secara struktural. Banjir Kanal Timur (BKT) dibangun dengan tujuan untuk melindungi daerah Jakarta Timur dan Jakarta Utara dari banjir. Begitu juga dengan Terowongan Nanjung yang dibangun untuk melindungi daerah Kabupaten Bandung yang rawan terjadi banjir.

Namun, seperti kita ketahui bersama bahwa pengendalian secara struktural saja tidak cukup untuk mengatasi banjir ini. Diperlukan juga pendekatan non struktural seperti konservasi DAS, pendekatan sosial serta manajemen banjir secara terpadu yang melibatkan seluruh pihak. Untuk membentuk ASN yang benar-benar kompeten dalam penanganan pengelolaan banjir, BPSDM melalui Pusat Pengembangan Kompetensi SDA Dan Permukiman telah melaksanakan Pelatihan Pengelolaan Banjir Terpadu bersama Balai Kompetensi Wilayah III Jakarta sebagai pelaksananya.

Pada sambutan penutupannya, Kepala Pusbangkom SDA dan Permukiman Ruhban Ruzziyatno mengingatkan kembali kepada para peserta atas dilaksanakannya pelatihan Pengelolaan Banjir Terpadu ini , “Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi ASN PUPR agar lebih memahami pengelolaan banjir secara terpadu. Tugas kita tidak selesai hanya sampai membangun infrastruktur saja. Operasi dan Pemeliharaan juga sangat penting agar keberlanjutan fungsi infrastruktur itu dapat terjaga”.

Rubhan Ruzziyatno juga mewakili BPSDM menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan baik, “Tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para peserta pelatihan yang telah mengikuti pelatihan ini dengan baik; kepada para pengajar dan narasumber yang telah mengajarkan ilmu pengetahuannya yang InsyaAllah akan menjadi ladang amal yang penuh keberkahan; serta terimakasih juga kepada Balai Pengembangan Kompetensi yang telah menyelenggarakan pelatihan ini dengan baik dan lancar”.

Berdasarkan hasil penilaian peserta, dari 28 orang peserta, 27 orang dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan Sertifikat dari Kepala BPSDM, lalu 1 orang dinyatakan tidak lulus dikarenakan nilai tidak memenuhi persyaratan kelulusan dan hanya mendapatkan Surat Keterangan dari Kepala Pusbangkom SDA dan Permukiman.

Tiga orang peserta dengan nilai tertinggi yaitu Peringkat ke-3 a.n. Budi Mulyono ST dari Dinas Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dengan nilai 83,24, Peringkat ke-2 a.n. Tharina Nursalika Adhyati, S.T. dari Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Batam dengan nilai 83,66 dan Peringkat pertama a.n. Abdul Makmur Tb. S.T. dari Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang dengan nilai 84,49. (Kompu BPSDM)