Makassar, 10 Februari 2026 - BPSDM Kementerian PU melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah yang dilaksanakan oleh Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar secara resmi menutup Pelatihan Penyelidikan Mekkanika Tanah untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan setelah seluruh rangkaian kegiatan pelatihan terlaksana dengan baik dan lancar.
Penutupan pelatihan secara resmi ditutup oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Bina Marga - Nugroho Wuritomo.
Dalam sambutannya, Nugroho Wuritomo menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor infrastruktur, khususnya pada aspek teknis penyelidikan mekanika tanah sebagai dasar perencanaan jalan dan jembatan. Beliau menegaskan bahwa kompetensi tersebut sangat menentukan keberhasilan pembangunan infrastruktur yang aman, andal, dan berkelanjutan, serta diharapkan dapat langsung diterapkan oleh peserta di lingkungan kerja masing-masing.
Sebelum penutupan resmi, kegiatan diawali dengan laporan penyelenggaraan pelatihan yang disampaikan oleh Kepala Bapekom PU Wilayah VIII Makassar - Widyanto Hendro Saputro. Dalam laporannya, disampaikan bahwa pelatihan telah dilaksanakan sesuai dengan kurikulum dan tujuan yang ditetapkan, serta mendapat respons positif dari para peserta.
Dalam sambutannya, Widyanto Hendro Saputro mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta selama mengikuti pelatihan. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga mampu mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di berbagai daerah.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis terkait metode penyelidikan mekanika tanah, mulai dari konsep dasar hingga penerapannya di lapangan. Selama pelatihan berlangsung, peserta aktif mengikuti pembelajaran, diskusi, dan praktik yang dipandu oleh widyaiswara berpengalaman.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, Bapekom PU Wilayah VIII Makassar berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam peningkatan mutu pembangunan infrastruktur, sejalan dengan upaya penguatan kapasitas SDM PU.
(iNdRo)
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |











