Teguhkan Integritas, Perkuat Manajemen Risiko Balai Bangkom PU Wilayah VI Surabaya Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Evaluasi Risiko

Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI Surabaya menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang bersih dan akuntabel melalui kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Evaluasi Penerapan Manajemen Risiko, Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini digelar di Aula Muchtaruddin dan diikuti seluruh pegawai, mulai dari PNS, PPPK hingga tenaga outsourcing.
Agenda tersebut merupakan bagian dari upaya strategis pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Momentum ini tidak sekadar seremoni, melainkan penegasan komitmen kolektif dalam menjaga integritas serta memperkuat sistem pengendalian internal organisasi.
Kepala Balai, R.J. Catherine I Sihombing, dalam undangannya menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh unsur pegawai. Menurutnya, integritas bukan hanya dokumen yang ditandatangani, tetapi nilai yang harus diwujudkan dalam setiap proses kerja dan pengambilan keputusan.
Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai simbol komitmen moral dan profesional. Selanjutnya, dilakukan evaluasi penerapan manajemen risiko guna memastikan setiap potensi hambatan organisasi dapat diidentifikasi, dimitigasi, dan dikendalikan secara sistematis.
Tak hanya itu, forum ini juga menjadi ajang pemaparan Produk Agen Perubahan Tahun 2025, yang merefleksikan inovasi dan terobosan internal dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola kelembagaan.
Dengan langkah ini, Balai Bangkom PU Wilayah VI Surabaya meneguhkan arah transformasi kelembagaan menuju birokrasi yang adaptif, transparan, dan berorientasi hasil. Integritas diperkuat, risiko dikelola, dan pelayanan publik terus ditingkatkan—sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian PU.