Selamat Datang di Website Perkuat Ketahanan Air Nasional, 31 ASN Tuntaskan Pelatihan Inovasi SPAM - Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI Surabaya
Logo

Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI Surabaya

Office Address

Jl. Gayung Kebonsari No. 48, Gayungan, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60235

Phone Number

(031) 8291040

(031) 8291040

Email Address

bapekom6@pu.go.id

Menuju Zona Integritas! AYO REK! (Aktif melaYani prOfesional beRsama mEningkatkan Kompetensi). KOMPLID CAK! KOMPeten soLID Cekatan dan AKuntabel

Perkuat Ketahanan Air Nasional, 31 ASN Tuntaskan Pelatihan Inovasi SPAM

SURABAYA – Penguatan ketahanan air nasional memerlukan fondasi kompetensi yang kokoh. Sebagai bagian dari strategi tersebut, sebanyak 31 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Dinas PUPR daerah menuntaskan Pelatihan Inovasi Teknologi dan Manajemen Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang diselenggarakan pada 10–24 Februari 2026 secara blended learning.

Pelatihan dilaksanakan di Surabaya melalui kombinasi pembelajaran daring dan tatap muka di Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI, serta studi lapangan di Perumda Air Minum Surya Sembada sebagai lokus praktik pengelolaan layanan air minum.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Prasarana Strategis, Doedoeng Zenal Arifin, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda peningkatan kapasitas rutin, melainkan investasi strategis dalam memperkuat fondasi teknokrasi sektor air minum.

Menurutnya, ketahanan air nasional tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya. ASN dituntut mampu menerjemahkan inovasi teknologi dan prinsip manajemen yang akuntabel menjadi sistem layanan yang menjamin kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air minum secara berkelanjutan.

“Di tengah tantangan krisis air, pertumbuhan penduduk, serta dinamika perubahan iklim, pengelolaan SPAM harus semakin presisi dan adaptif. Kompetensi aparatur menjadi faktor kunci,” ujarnya saat menutup pelatihan, Selasa (24/2).

Selama 14 hari pelaksanaan, peserta mengikuti pembelajaran daring intensif yang dilanjutkan dengan sesi klasikal dan studi lapangan. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap manajemen pelatihan maupun sistem pembelajaran jarak jauh. Seluruh peserta dinyatakan lulus, mencerminkan capaian akademik dan non-akademik yang memenuhi standar.

Sebagai bentuk akuntabilitas, penyelenggara akan melakukan evaluasi pascapelatihan dalam enam bulan mendatang guna mengukur dampak implementasi di unit kerja masing-masing. Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan berbasis hasil (outcome-based capacity development), sehingga pelatihan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, melainkan menghasilkan perubahan nyata dalam tata kelola layanan air minum.

Pelatihan ini diharapkan mempercepat transformasi pelayanan publik di bidang air minum—lebih efisien, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan—serta memperkuat kontribusi sektor SPAM dalam mendukung ketahanan air nasional dan pemenuhan hak dasar masyarakat atas air minum yang layak.

Saran
Pengaduan, dan
Keluhan
Klik Di Sini!