Selamat datang ยท Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI Surabaya
Logo

Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI Surabaya

Office Address

Jl. Gayung Kebonsari No. 48, Gayungan, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60235

Phone Number

(031) 8291040

(031) 8291040

Email Address

bapekom6@pu.go.id

Zona Integritas
AYO REK! ( Aktif melaYani prOfesional beRsama mEningkatkan Kompetensi )
KOMPLID CAK! KOMPeten soLID Cekatan dan AKuntabel

Pelatihan Desain Embung Ditutup, Tekankan Akurasi Perencanaan dan Ketahanan Air Nasional

Surabaya, 29 April 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) resmi menutup Pelatihan Desain Embung yang diselenggarakan secara blended learning. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di bidang sumber daya air, khususnya dalam perencanaan infrastruktur embung yang berkelanjutan dan tepat guna.

Pelatihan yang berlangsung sejak 9 hingga 29 April 2026 ini diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja Kementerian PU serta dinas PUPR daerah. Metode pembelajaran menggabungkan sistem daring dan tatap muka, termasuk kegiatan lapangan di Embung Peniwen, Kabupaten Malang, sebagai bagian dari penguatan pemahaman praktis peserta.

Dalam sambutan penutupan, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Prasarana Strategis menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan titik awal tanggung jawab baru bagi para peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara nyata di lapangan.

Ia menyoroti bahwa tantangan pengelolaan sumber daya air ke depan semakin kompleks, seiring meningkatnya variabilitas iklim, kebutuhan air, serta risiko kekeringan dan banjir. Dalam konteks tersebut, embung dipandang bukan hanya sebagai infrastruktur biasa, melainkan instrumen strategis dalam menjaga ketahanan air nasional.

Kualitas desain menentukan keberhasilan infrastruktur,” tegasnya, merujuk pada berbagai temuan di lapangan, mulai dari embung yang berhasil menopang kebutuhan air di daerah kering hingga kasus kegagalan fungsi akibat kesalahan analisis hidrologi, lokasi, hingga minimnya perencanaan operasi dan pemeliharaan.

Lebih lanjut, ia menekankan tiga prinsip utama yang harus menjadi pegangan para ASN, yakni perencanaan berbasis data dan kondisi lapangan, keberlanjutan dari aspek teknis, lingkungan, dan sosial, serta peran ASN sebagai problem solver, bukan sekadar pelaksana.

Dari sisi penyelenggaraan, pelatihan ini menunjukkan capaian yang positif. Seluruh peserta dinyatakan lulus dengan tingkat kehadiran 100 persen. Evaluasi terhadap manajemen pelatihan dan pembelajaran daring menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi, dengan mayoritas aspek penilaian berada di atas 90 persen kategori “sangat tinggi”.

Adapun tiga peserta terbaik dalam pelatihan ini diraih oleh Aldina Ratu Saskia dari BBWS Sumatera VIII Palembang sebagai peringkat pertama, disusul Etik Sunarni dari BBWS Nusa Tenggara I Mataram di posisi kedua, dan Ferdinand Agusta dari BWS Sulawesi I Manado di posisi ketiga.

Pelatihan ini diselenggarakan berdasarkan berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2018 terkait percepatan pembangunan embung di desa, yang menegaskan pentingnya penguatan kapasitas SDM dalam mendukung pembangunan infrastruktur air yang efektif dan berkelanjutan.

Menutup kegiatan tersebut, penyelenggara berharap para peserta tidak hanya membawa sertifikat, tetapi juga membawa kapasitas baru, pola pikir yang lebih adaptif, serta komitmen kuat untuk menghadirkan perencanaan embung yang lebih presisi dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, Kementerian PU kembali menegaskan komitmennya dalam membangun SDM unggul sebagai fondasi utama pembangunan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan di Indonesia.

Saran & Pengaduan