BPSDM Kementerian PU Lantik Pejabat Fungsional dan Ambil Sumpah PNS, Perkuat SDM Profesional untuk Mendukung Asta Cita dan PU 608
Jakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan melalui pelaksanaan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelantikan Pejabat Fungsional di lingkungan BPSDM Kementerian PU, Jumat (10/7).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Kementerian PU, Bisma Staniarto, dilaksanakan secara hybrid, dengan kehadiran peserta secara luring di Auditorium Kementerian PU Jakarta serta diikuti secara daring oleh unit kerja dan Balai Pengembangan Kompetensi PU di berbagai wilayah Indonesia. Pelaksanaan secara terpadu ini menjadi wujud adaptasi organisasi dalam memastikan proses pelantikan berjalan khidmat, efektif, dan tetap menjangkau seluruh satuan kerja.
Dalam sambutannya, Kepala BPSDM menegaskan bahwa pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar memenuhi ketentuan administratif, melainkan merupakan amanah moral dan hukum yang mengikat setiap aparatur untuk menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pejabat manajerial dan pejabat fungsional memiliki peran yang sama penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Pejabat manajerial berperan sebagai pengarah kebijakan, sedangkan pejabat fungsional menjadi motor penggerak yang menghadirkan keahlian dan solusi dalam pelaksanaan program. Oleh karena itu, sinergi, kolaborasi, dan komunikasi lintas unit menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Kepada para PNS dan pejabat fungsional yang baru dilantik, Kepala BPSDM berpesan agar senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Aparatur Sipil Negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023. ASN diharapkan memiliki pola pikir terbuka (open minded), hati yang terbuka (open heart), dan kemauan untuk terus berubah (open will), sehingga mampu menjadi pemecah masalah, menghadirkan inovasi, dan menciptakan perubahan positif di lingkungan kerja. Perubahan, menurutnya, dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan penuh integritas dan keteladanan.
Pada kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya mendukung agenda pembangunan nasional melalui strategi PU 608, yang diarahkan pada peningkatan efisiensi investasi dengan target Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah enam, pengentasan kemiskinan ekstrem hingga nol persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen pada tahun 2029. Untuk mewujudkan sasaran tersebut, ASN Kementerian PU dituntut bekerja secara profesional, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan BPSDM Kementerian PU. Dengan mengedepankan kompetensi, integritas, dan semangat kolaborasi, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Kepala BPSDM mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa bekerja dengan penuh tanggung jawab, terus belajar, segera berkoordinasi, dan menghadirkan karya terbaik dalam setiap pengabdian. Dengan demikian, setiap amanah yang diemban tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.