Penutupan Bimbingan Teknis Dan Uji Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 Bagi CPNS JF Pengelola PBJ Ditjen Bina Konstruksi Tahun 2025
Bandung, 12 Desember 2025 – Bimbingan Teknis dan Uji Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 secara resmi ditutup oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, BPSDM, Kementerian PU pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan bimbingan teknis berlangsung mulai tanggal 8 s.d. 10 Desember 2025 secara Distance Learning dengan jumlah pelajaran keseluruhan sebanyak 28 Jam Pelajaran (JP), dilanjutkan dengan Uji Sertifikasi Kompetensi PBJ secara klasikal di Bapekom PU Wilayah IV Bandung pada tanggal 12 Desember 2025.
Disampaikan pada sambutan penutupan oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Rudy Ridwan Effendi, bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan kegiatan strategis yang tidak hanya berorientasi pada harga terendah, namun perlu memperhatikan Value for Money, mendorong pengembangan UMKM, penelitian, mempromosikan perdagangan serta mendorong penggunaan produk dalam negeri termasuk mendorong pembangunan daerah dan pembangunan yang berkelanjutan.
“Sesuai amanat Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan, penyelenggaraan jasa konstruksi harus menerapkan konstruksi berkelanjutan dengan 3 (tiga) pilar dasar, yaitu secara ekonomi layak dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga pelestarian lingkungan, dan mengurangi disparitas sosial masyarakat”, tegasnya.
Kepala Bapekom PU Wil. IV Bandung menyampaikan laporan kegiatan
Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang peserta yang berasal dari CPNS JF Pengelola PBJ Tahun 2025 di lingkungan Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PU. Dalam laporan kegiatan, Kepala Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung, Ero, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilaksanakan, dari jumlah peserta pelatihan 32 orang, seluruh peserta dinyatakan lulus 100% uji sertifikasi. Capaian ini mencerminkan keberhasilan pelatihan sekaligus komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia pengadaan di lingkungan Kementerian PU.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sertifikasi kompetensi PBJP Level-1 merupakan salah satu persyaratan dasar (entry level) bagi pengelola PBJ untuk melaksanakan tugas secara profesional, berintegritas dan akuntabel. Peserta yang telah lulus ujian diharapkan siap dan berkomitmen untuk menjadi PPK, Pokja atau Pejabat Pengadaan dan dapat melanjutkan untuk mengikuti pelatihan kompetensi PBJP Level-2 hingga Level-4 sehingga kompetensi semakin meningkat dan siap melaksanakan tugas PBJ dengan kompleksitas yang semakin tinggi.
Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Rudy Ridwan Effendi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya Direktur Sertifikasi Profesi, LKPP; Direktur Pengadaan Jasa Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi dan Bapekom PU Wilayah IV Bandung selaku penyelenggara.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para lulusan mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah yang transparan, akuntabel dan berkualitas, guna mendukung infrastruktur nasional dan mencapai Indonesia Emas 2045.