Diseminasi Program Pelatihan 2026: Implementasi Corporate University Untuk Pengembangan Kompetensi ASN Berkelanjutan
Bandung, 28 Januari 2026 – Dalam upaya menyebarluaskan informasi rencana pengembangan kompetensi serta memperkuat komitmen unit kerja dalam implementasi model Corporate University sebagai strategi pengembangan kompetensi, Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung, BPSDM Kementerian PU menyelenggarakan kegiatan “Diseminasi Program Pelatihan Tahun 2026” pada Rabu (28/1).
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PU, dilaksanakan secara hybrid serta dihadiri oleh para pimpinan dan peserta dari unit kerja di Kementerian PU yang berada di wilayah layanan Jawa Barat dan Banten, perwakilan BKPSDM dan Dinas PU Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten di Jawa Barat dan Banten, dengan jumlah 58 orang hadir luring dan 115 orang secara daring.
Sekretaris BPSDM Kementerian PU, Lina Anggraini, dalam sambutannya menekankan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu pilar untama dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional, selaras dengan poin keempat program strategis Asta Cita Kabinet Merah Putih.
Foto: Sekretaris BPSDM memberikan sambutan dan membuka acara secara resmi
“Kementerian PU berkomitmen mendukung tujuan Asta Cita melalui implementasi Corporate University (CorPU) yang mengintegrasikan pendidikan, pelatihan dan penerapan nilai-nilai BerAKHLAK dengan target kerja untuk mencapai tujuan Unit Organisasi”, ujar Lina Anggraini.
Berdasarkan data per 31 Desember 2025, pengembangan kompetensi ASN di Kementerian PU telah mencapai 60,14% atau 15.108 orang ASN yang sudah memenuhi minimal 20 JP dari total 25.121 orang ASN di Kementerian PU. Sementara itu, khusus di wilayah Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung, realisasi pemenuhan pengembangan kompetensi ASN tahun 2025 mencapai 62,95%.
Transformasi Digital dan Kolaborasi Pembelajaran
Kementerian PU kini telah memiliki ekosistem pembelajaran digital melalui platform KLOP yang sudah dikelola secara terintegrasi oleh superapps dengan mengkolaborasikan manajamen pembelajaran (Learning Management) dan manajemen pengetahuan (Knowledge Management). Hinggat saat ini, KLOP sudah mempublikasikan 5.696 aset pengetahuan/intelektual yang dapat diakses seluruh ASN guna mendorong konsistensi dan akurasi dalam pelaksanaan tugas pembangunan infrastruktur.
Selain itu, untuk mengatasi keterbatasan tenaga pengajar (widyaiswara), BPSDM mendorong optimalisasi pengajar lokal dan praktisi dari unit kerja di wilayah masing-masing. Hingga Januari 2026, telah teridentifikasi puluhan tenaga pengajar potensial yang berasal dari kalangan pejabat fungsional, praktisi dan akademisi.
Rencana Pelatihan Tahun 2026
Pada tahun anggaran 2026, Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung menargetkan total 3.140 peserta melalui 25 pelatihan. Beberapa program yang akan dilaksanakan antara lain:
- Bidang Sumber Daya Air (SDA): Pelatihan Perencanaan Teknis Air Tanah, Pengelolaan Hidrologi dan Pemantauan Kualitas Air, Perencanaan Strategis Teknis Sungai.
- Bidang Cipta Karya dan Prasarana Strategis: Pelatihan Penyelenggaraan SPAM, Pemeriksaan Kerusakan Bangunan Gedung, dan Penyelenggaraan Pengembangan Kawasan Strategis.
- Bidang Sumber Daya Air (SDA): Pelatihan Perencanaan Teknis Air Tanah, Pengelolaan Hidrologi dan Pemantauan Kualitas Air, Perencanaan Strategis Teknis Sungai
- Bidang Bina Marga: Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang, Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan (Sertifikasi), Pengenalan Preservasi Jalan, dan Pengenalan JF Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama.
- Bidang Pembiayaan Infrastruktur: Pelatihan Pengantar Penyiapan Studi Kelayakan Proyek KPBU Jalan Tol.
- Bidang Manajemen: Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Level-2, Penyelenggaraan Proyek Infrastruktur PU dengan metodologi Building Information Modelling (BIM), Pengelolaan Manajemen Risiko, dll.
Peserta yang hadir memberikan respon positif dengan menilai pelaksanaan kegiatan berjalan efektif, informatif dan memberikan nilai tambah. Berikut testimoni peserta:
“Kami jadi tahu informasi tentang pengembangan kompetensi khususnya di bidang teknis jalan dan jembatan, apalagi kami dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat”.
“Kami merasa jadi lebih tahu pelatihan apa saja. Semoga kedepannya lebih banyak yang bisa mengikuti pelatihan di Bapekom 4 Bandung”.
“Diseminasi hari ini menjadi pengetahuan bagi kami. Pengembangan kompetensi yang dilakukan oleh Bapekom khususnya di wilayah Jawa Barat”
Melalui kegiatan ini, Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme ASN sebagai modal utama dalam mewujudkan penyelenggaraan infrastruktur yang andal, berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.