08 DESEMBER 2025

|

20:50 WIB

SEMAI JIWA PENGABDIAN: BPSDM PU RESMI RAMPUNGKAN PELATIHAN BELA NEGARA BATCH II TAHUN 2025

01 Desember 2025  /   BPSDM Kementerian PU       68

Malang, 29 November 2025 - Pelatihan Bela Negara bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Batch II Tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan yang diikuti oleh 230 orang peserta ini merupakan bagian penting dari strategi pembangunan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlandaskan Pancasila dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelatihan ini terselenggara sebagai bentuk pembinaan mental, fisik, dan wawasan kebangsaan bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Rudy Ridwan Effendi, menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai dasar sebagai pelayan masyarakat. Ia menyoroti bahwa ASN harus memiliki mindset melayani, bukan dilayani, serta mampu menghadapi tantangan pembangunan dengan sikap profesional, tangguh, dan berorientasi pada hasil. “Para ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi harus mengutamakan kepentingan rakyat. Bukan sebaliknya meminta untuk dilayani oleh rakyat. Mindset inilah yang harus ditanamkan pada setiap diri ASN agar semua sasaran pembangunan dapat tercapai.” ujarnya.

Lebih lanjut, pelatihan yang telah berlangsung selama 5 hari ini juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, kerja sama tim, serta motivasi untuk berkarya secara optimal. Para peserta diajak memahami bahwa bela negara tidak selalu berarti mengangkat senjata. Melainkan dapat diwujudkan melalui pengabdian terbaik dalam profesi masing-masing. Dengan rasa cinta terhadap bangsa yang semakin kuat, para CPNS diharapkan mampu mengutamakan kepentingan publik tanpa pamrih.

Rudy juga menekankan bahwa insan PU memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, terutama melalui penyediaan infrastruktur yang merata, berkeadilan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, dan produktif. Oleh karena itu, ketangguhan fisik dan mental dari para CPNS sangat diperlukan demi menjalankan amanah pembangunan yang berdampak luas bagi kesejahteraan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI AD, khususnya Komandan Rindam Brawijaya, atas dukungan dan kontribusi dalam membina jiwa bela negara para peserta. Menurutnya, program ini telah melahirkan individu yang lebih militan, profesional, amanah, serta berintegritas dan budaya kerja Kementerian PU yang berorientasi pada misi, kerja tim, dan profesionalisme.

CPNS diharapkan senantiasa menjaga semangat bela negara saat kembali ke unit kerja masing-masing dan mampu menghadapi setiap tantangan dengan keteguhan hati dan menjunjung tinggi integritas dalam pelayanan publik. “Apa yang telah saudara jalani jangan dibiarkan menjadi sia-sia. Terus kobarkan semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tutupnya.

Penutupan ini bukan hanya milestone, tetapi starting point pengabdian CPNS di battlefield sesungguhnya: birokrasi modern dengan governance yang kompeten, accountable dan impactful.