15 JUNI 2026

|

13:58 WIB

PERKUAT EKOSISTEM PEMBELAJARAN, BPSDM PU SIAPKAN PENGAJAR PROFESIONAL MELALUI TOT ANGKATAN I

06 Mei 2026  /   BPSDM Kementerian PU       86

Jakarta, 4 Mei 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum melalui Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen menyelenggarakan Pelatihan Training of Trainers (ToT) Angkatan I sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas pengajar dan keberlanjutan sistem pengembangan kompetensi ASN. Kegiatan ini dibuka pada Senin (4/5).

Mewakili Kepala Pusbangkom Manajemen, Plt. Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajemen Umum dan Konstruksi, F.X. Hermawan Kusumartono, menegaskan bahwa ToT tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan mengajar, tetapi juga membentuk pengajar sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu menciptakan dampak.

“Peran pengajar tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi memastikan proses pembelajaran mampu membentuk kompetensi, karakter, dan kinerja,” ujarnya.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pendekatan multiplier effect, di mana peserta diharapkan mampu mentransfer pengetahuan secara sistematis, menyusun kurikulum yang relevan, serta mengevaluasi efektivitas pembelajaran secara terukur di unit kerja masing-masing.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unit organisasi di lingkungan Kementerian PU mengikuti kegiatan ini, yang berlangsung selama lima hari, 4–8 Mei 2026. Peserta mendapatkan pembekalan terkait metode pembelajaran orang dewasa (andragogi), desain pembelajaran interaktif, teknik fasilitasi, serta pengelolaan dinamika kelas yang efektif.

Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, serta mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 jo. PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU mendorong terbentuknya pengajar yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil, sekaligus memperkuat ekosistem pembelajaran berkelanjutan dalam kerangka Corporate University.

Penguatan kapasitas pengajar ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kompetensi ASN secara lebih luas dan terstruktur, sehingga berdampak langsung pada kualitas kinerja organisasi dan keberhasilan pembangunan infrastruktur.