14 MEI 2026

|

12:37 WIB

PERKUAT AKUNTABILITAS APBN, 28 ASN PU TINGKATKAN KAPASITAS PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA

17 April 2026  /   BPSDM Kementerian PU       91

Banjarmasin, 17 April 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum (BPSDM PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah VII Banjarmasin menuntaskan Pelatihan Teknis Fungsional Pengelolaan Keuangan APBN Angkatan III Tahun Anggaran 2026 pada Jumat (17/4).

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas aparatur, khususnya dalam menjawab tuntutan pengelolaan keuangan negara yang semakin transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Rudy Ridwan Effendi, dalam arahannya menegaskan bahwa penguatan kompetensi pengelola keuangan negara merupakan kunci dalam memastikan setiap anggaran dapat dikelola secara tepat, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman regulasi, tetapi juga memperkuat kemampuan analitis ASN dalam mengelola APBN secara lebih akurat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Pelatihan yang dilaksanakan secara distance learning pada 13–17 April 2026 ini diikuti oleh 28 ASN dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian PU. Peserta berasal dari jabatan fungsional Analis Pengelolaan Keuangan APBN dan Pranata Pengelolaan Keuangan APBN, dengan materi pembelajaran yang mencakup seluruh siklus pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban.

Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 27 peserta dinyatakan lulus dengan rincian 12 berpredikat Memuaskan, 11 Sangat Baik, dan 4 Baik. Sementara itu, 1 peserta tidak dapat menyelesaikan pelatihan karena kondisi kesehatan.

Adapun tiga peserta dengan capaian terbaik dalam pelatihan ini adalah:

  1. Rosita Darmastuti – Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan D.I. Yogyakarta, Ditjen Cipta Karya
  2. Ahmad Irhamni – Biro Pengelolaan Barang Milik Negara, Sekretariat Jenderal
  3. Ade Novianti Azhar – Pusat Analisis Pelaksanaan Kebijakan, Sekretariat Jenderal

Mewakili peserta, Ahmad Irhamni menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman yang relevan dan aplikatif terhadap tugas pengelolaan keuangan di unit kerja.

“Ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat dan dapat langsung diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan APBN,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh secara konsisten dalam pelaksanaan tugas, sehingga dapat mendukung tata kelola keuangan negara yang lebih profesional, akuntabel, dan berdampak.

BPSDM Kementerian PU terus memperkuat perannya dalam pengembangan kompetensi aparatur sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang kredibel dan berintegritas.