20 APRIL 2026

|

22:23 WIB

BPSDM PU SELENGGARAKAN PELATIHAN RAB UNTUK DUKUNG PERENCANAAN INFRASTRUKTUR BERKUALITAS

07 April 2026  /   BPSDM Kementerian PU       80

Banjarmasin, 7 April 2026 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VII Banjarmasin menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pekerjaan Jalan dan Jembatan pada 7–16 April 2026. Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta dari Direktorat Jenderal Bina Marga.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Sjofva Rosliansjah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyusunan RAB merupakan elemen penting dalam memastikan efisiensi penggunaan anggaran, kualitas hasil konstruksi, serta kepatuhan terhadap ketentuan teknis dan regulasi.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia, sehingga perencanaan anggaran dapat disusun secara lebih efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta terkait penyusunan RAB secara komprehensif, mulai dari interpretasi gambar rencana, perhitungan volume pekerjaan, analisis harga satuan, hingga penyusunan rekapitulasi biaya sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.

Materi pembelajaran mencakup spesifikasi teknis dan metode pelaksanaan konstruksi, komponen harga satuan dasar, analisis harga satuan pekerjaan, penggunaan aplikasi perhitungan RAB, studi kasus, serta penguatan nilai dasar ASN BerAKHLAK dan manajemen risiko dasar.

Kegiatan dilaksanakan selama 54 jam pelajaran dengan metode pembelajaran terpadu yang mengombinasikan penyampaian teori, diskusi interaktif, studi kasus, dan praktik langsung. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan penyusunan RAB secara tepat dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU terus berkomitmen memperkuat kompetensi teknis ASN guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang efektif, efisien, dan akuntabel.