15 APRIL 2026

|

17:16 WIB

BPSDM PU SELENGGARAKAN PELATIHAN INOVASI TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN SPAM

07 April 2026  /   BPSDM Kementerian PU       43

Banjarmasin, 6 April 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VII Banjarmasin menyelenggarakan Pelatihan Inovasi Teknologi dan Manajemen Bidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dilaksanakan secara distance learning pada 6–16 April 2026.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Bidang Cipta Karya dan Prasarana Strategis, Fitri Riandini.

Dalam sambutannya, Fitri menegaskan bahwa pengembangan SPAM merupakan bagian strategis dalam mewujudkan layanan air minum yang andal, aman, dan berkelanjutan. Pengelolaan SPAM tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga kelembagaan, manajemen, pembiayaan, serta peran masyarakat.

“Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen untuk terus membangun SDM yang profesional dan adaptif. Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan pengelolaan SPAM yang semakin kompleks,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 36 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian PU serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum. Kegiatan dilaksanakan selama 53 jam pelajaran dengan menghadirkan pengajar dari unsur pejabat struktural, pejabat fungsional, widyaiswara, serta praktisi di bidang SPAM.

Materi pelatihan mencakup inovasi pengelolaan SPAM, antara lain efisiensi energi, pengendalian Non-Revenue Water (NRW), serta pemanfaatan sistem otomasi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Materi dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis dan manajerial peserta dalam mendukung peningkatan kualitas layanan air minum.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU berharap peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di unit kerja masing-masing serta berkontribusi dalam pengelolaan SPAM yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan.