20 APRIL 2026

|

22:59 WIB

BPSDM PU SELENGGARAKAN PELATIHAN GIS DASAR UNTUK PERKUAT PENGELOLAAN DATA SPASIAL

07 April 2026  /   BPSDM Kementerian PU       73

Makassar, 6 April 2026 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar menyelenggarakan Pelatihan Geographic Information System (GIS) Tingkat Dasar pada 6–17 April 2026. Pelatihan ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari unit kerja di lingkungan Kementerian PU serta ASN daerah bidang pekerjaan umum.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Sjofva Rosliansjah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pemanfaatan GIS di lingkungan Kementerian PU masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi SDM, pengelolaan data yang belum optimal, serta belum terintegrasinya data spasial antar sektor.

“Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam pengolahan data spasial, mulai dari konsep GIS, penggunaan aplikasi, pembuatan peta tematik, pemanfaatan GNSS, hingga pengelolaan dan penyajian data spasial,” ujarnya.

Dalam konteks pembangunan infrastruktur, data spasial memiliki peran strategis karena mampu menggambarkan kondisi lapangan secara komprehensif. Integrasi data spasial dan atribut melalui GIS dapat mendukung proses perencanaan, analisis, hingga pengambilan keputusan yang lebih tepat, cepat, dan berbasis data.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 54 jam pelajaran dengan metode klasikal. Metode ini dipilih untuk mendorong interaksi langsung antara peserta dan pengajar, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dan penyelesaian permasalahan di lapangan secara kolaboratif.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU berharap dapat meningkatkan kapasitas ASN dalam pengelolaan data spasial serta mendorong terwujudnya perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.