20 APRIL 2026

|

23:34 WIB

BPSDM PU EVALUASI KINERJA PEGAWAI 2025 DAN PENILAIAN TRIWULAN I 2026

08 April 2026  /   BPSDM Kementerian PU       125

Bandung, 7 April 2026 – Pusat Pengelolaan Talenta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Pengelolaan Kinerja Pegawai Tahun 2025 serta Penyusunan dan Penilaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 pada 7–8 April 2026 di Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 175 peserta yang terdiri atas Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta pengelola kepegawaian di lingkungan Kementerian PU.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Pengelolaan Talenta, Yunaldi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengelolaan kinerja harus dipahami sebagai instrumen strategis organisasi, bukan sekadar pemenuhan administrasi. Sejalan dengan pendekatan human capital, kinerja ASN mencerminkan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan.

“Ruh dari pengelolaan kinerja modern adalah dialog kinerja. Pimpinan perlu memastikan kejelasan ekspektasi serta dukungan yang dibutuhkan pegawai agar target organisasi dapat dicapai secara optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini menekankan tiga aspek utama dalam pengelolaan kinerja, yaitu penguatan dialog kinerja melalui cascading yang terukur, penerapan umpan balik berkelanjutan berbasis teknologi seperti Microsoft Teams dan logbook kerja, serta pembinaan pegawai melalui coaching, mentoring, dan konseling sebagai bagian dari pengembangan talenta.

Selain itu, peserta memperoleh pemaparan mengenai evaluasi kinerja tahun 2025, persiapan penilaian Triwulan I Tahun 2026, serta konsultasi teknis penggunaan aplikasi e-Kinerja. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum Nomor 8 Tahun 2024 sebagai pedoman dalam pengelolaan kinerja yang sistematis dan terukur.

Melalui kegiatan ini, BPSDM Kementerian PU diharapkan dapat memperkuat sinergi antarunit kerja serta mendorong peningkatan kinerja organisasi yang lebih akuntabel, terukur, dan berorientasi pada hasil.