10 MARET 2026

|

00:28 WIB

BPSDM KEMENTERIAN PU TUTUP PELATIHAN INOVASI TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN SPAM, PERKUAT KOMPETENSI ASN

25 Februari 2026  /   BPSDM Kementerian PU       101

Surabaya, 24 Februari 2026 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah VI Surabaya menutup Pelatihan Inovasi Teknologi dan Manajemen Bidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Selasa (24/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi teknis dan manajerial ASN di bidang Cipta Karya.

Penutupan dilakukan oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDA, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis, Doedoeng Zenal Arifin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengembangan kapasitas di bidang SPAM menjadi kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan penyediaan layanan air minum yang semakin kompleks.

“ASN tidak hanya berperan sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi melalui inovasi teknologi dan penguatan manajemen yang adaptif,” ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung pada 10–24 Februari 2026 ini dilaksanakan secara blended learning dan diikuti oleh 31 peserta dari unit kerja Kementerian PU serta pemerintah daerah. Materi yang diberikan meliputi kebijakan dan strategi pengembangan SPAM, inovasi teknologi dan manajemen, efisiensi energi, pengendalian air tak berekening (Non-Revenue Water), otomasi dan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), serta penguatan nilai dasar ASN BerAKHLAK, manajemen risiko, dan budaya antikorupsi.

Selain pembelajaran klasikal, peserta juga mengikuti studi lapangan dan seminar hasil di Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya untuk memperkaya pemahaman praktik penyelenggaraan SPAM.

Berdasarkan evaluasi akhir, seluruh peserta dinyatakan lulus, dengan rincian 25 peserta memperoleh predikat Memuaskan dan 6 peserta predikat Baik Sekali. Adapun tiga peserta terbaik yaitu : 

1. Karina Aulia Rachmawati (Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jawa Timur)

2. ⁠Oktavia Anggrayani (Direktorat Air Minum)

3. ⁠Novi Rindani (Direktorat Air Minum)

Sebagai bentuk pembelajaran berkelanjutan, BPSDM akan melakukan evaluasi pascapelatihan dalam kurun enam bulan guna mengukur implementasi hasil pelatihan di unit kerja masing-masing.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan air minum yang profesional, efisien, dan berkelanjutan.