15 JUNI 2026

|

14:18 WIB

BPSDM KEMENTERIAN PU BUKA ORIENTASI PPPK ANGKATAN III TAHUN 2026

02 Juni 2026  /   BPSDM Kementerian PU       274

Jakarta, 2 Juni 2026 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secara resmi membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan III Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan secara serentak di sembilan Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU yang tersebar di seluruh Indonesia dan diikuti oleh 2216 peserta PPPK dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian PU.

Orientasi PPPK Angkatan III Tahun 2026 merupakan bagian dari proses pembentukan karakter, penguatan nilai dasar ASN, serta pengenalan budaya kerja Kementerian PU bagi pegawai PPPK yang baru diangkat. Sebelum mengikuti pembelajaran jarak jauh (distance learning), seluruh peserta telah menyelesaikan pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC) pada Learning Management System (LMS) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI selama 15 hari kalender, mulai 27 April hingga 20 Mei 2026. Selanjutnya, peserta mengikuti pembelajaran distance learning pada 2–5 Juni 2026 yang difasilitasi oleh BPSDM Kementerian PU.

Kegiatan dibuka oleh Kepala BPSDM Kementerian PU, Bisma Staniarto. Dalam sambutannya, Bisma menegaskan bahwa orientasi merupakan tahapan penting untuk membangun pemahaman mengenai peran, tanggung jawab, serta nilai-nilai yang harus dipegang oleh setiap ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Menjadi ASN bukan hanya tentang memperoleh status sebagai pegawai pemerintah, tetapi juga tentang kesiapan untuk memegang amanah, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Bisma menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian PU. Menurutnya, para PPPK merupakan individu terpilih yang telah melalui proses panjang dan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Lebih lanjut, Bisma menekankan bahwa perkembangan teknologi, meningkatnya ekspektasi masyarakat, serta tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel menuntut ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi.

“ASN dituntut mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, responsif, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Karena itu, semangat belajar dan mengembangkan diri harus terus dipelihara,” tambahnya.

Menurut Bisma, Kementerian PU memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan ASN yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki semangat melayani, kemampuan berkolaborasi, serta komitmen untuk terus berkembang.

Orientasi PPPK diharapkan menjadi sarana pembelajaran sekaligus penguatan komitmen sebagai ASN. Para peserta didorong untuk memanfaatkan kesempatan ini guna memperluas wawasan, membangun jejaring kerja, bertukar pengalaman, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Di akhir sambutannya, Bisma menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, widyaiswara, dan berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia berharap seluruh rangkaian orientasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta.

Melalui rangkaian orientasi yang terdiri atas pembelajaran mandiri melalui LMS LAN RI dan pembelajaran distance learning, peserta memperoleh pemahaman mengenai fungsi dan tugas ASN, nilai dan etika instansi pemerintah, budaya kerja Kementerian PU, serta berbagai pengetahuan yang mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.

BPSDM Kementerian PU berharap para peserta Orientasi PPPK Angkatan III Tahun 2026 dapat tumbuh menjadi ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kementerian PU dan pembangunan nasional.