16 JULI 2026

|

17:47 WIB

ANTISIPASI RISIKO BENCANA, BPSDM PU TINGKATKAN KAPASITAS SDM BIDANG JALAN DAN JEMBATAN

12 Juni 2026  /   BPSDM Kementerian PU       89

Palembang, 11 Juni 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah II Palembang menutup Pelatihan Penanganan Longsoran pada Struktur Jalan yang diselenggarakan pada 2–11 Juni 2026 secara distance learning.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya BPSDM Kementerian PU dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia bidang jalan dan jembatan guna mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, andal, dan tangguh terhadap risiko bencana. Mengingat kondisi geografis Indonesia yang didominasi wilayah berbukit, bergunung, serta memiliki curah hujan tinggi, potensi longsoran menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan dan preservasi infrastruktur jalan.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah yang diwakili Kepala Bapekom PU Wilayah II Palembang, Agung Yuana Putra, menegaskan bahwa kemampuan penanganan longsoran menjadi kompetensi penting bagi insan PU dalam menjaga keberlanjutan layanan infrastruktur.

“Longsoran pada struktur jalan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kelancaran konektivitas wilayah, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, kompetensi dalam identifikasi, mitigasi, penanganan darurat, hingga perencanaan rehabilitasi longsoran menjadi sangat penting dimiliki oleh para insan teknis bidang jalan dan jembatan,” ujarnya.

Pelatihan diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari Kementerian PU dan pemerintah daerah. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat yang diterbitkan oleh BPSDM Kementerian PU.

Adapun tiga peserta terbaik dalam pelatihan ini yaitu:

1. Nadya Kartika – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali

2. ⁠Muhammad Nopratama Limbong – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Gorontalo

3. ⁠Said Agil Almunawar – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip penanganan longsoran dalam perencanaan, pembangunan, preservasi, dan pengelolaan infrastruktur jalan secara lebih efektif. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya infrastruktur jalan dan jembatan yang aman, andal, serta memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap risiko bencana.

BPSDM Kementerian PU terus berkomitmen memperkuat kompetensi aparatur sebagai fondasi penting dalam mendukung pengambilan keputusan teknis yang tepat, cepat, dan akuntabel guna mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.