10 MARET 2026

|

01:17 WIB

34 ASN PU TUNTASKAN PELATIHAN MANAJEMEN KONSTRUKSI, SIAP PERKUAT TATA KELOLA PROYEK INFRASTRUKTUR

11 Februari 2026  /   BPSDM Kementerian PU       94

Bandung, 11 Februari 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung resmi menutup Pelatihan Manajemen Konstruksi pada Rabu (11/2). Pelatihan yang dilaksanakan secara distance learning sejak 26 Januari 2026 ini diikuti oleh 34 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruhnya dinyatakan lulus.

Pelatihan berlangsung selama 49 Jam Pelajaran (JP) dengan metode pembelajaran mandiri, tatap maya, diskusi, studi kasus, dan seminar. Materi yang diberikan mencakup manajemen waktu, biaya, mutu, sumber daya, keselamatan konstruksi, manajemen risiko, serta administrasi dan dokumen kontrak sebagai bagian dari penguatan kompetensi teknis aparatur bidang konstruksi.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Rudy Ridwan Effendi, dalam sambutannya menegaskan bahwa manajemen konstruksi merupakan elemen vital dalam menjamin efisiensi penyelenggaraan proyek dengan tetap menjaga kualitas dan akuntabilitas.

“ASN bidang PU tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga harus mampu melakukan supervisi dan evaluasi secara optimal dalam setiap tahapan penyelenggaraan konstruksi, sehingga hasil pekerjaan dapat berjalan efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.

Berdasarkan evaluasi akhir, 11 peserta memperoleh predikat Sangat Memuaskan, 22 peserta Memuaskan, dan 1 peserta Baik Sekali. Tiga peserta terbaik dalam pelatihan ini adalah:

1. Widy Saparina, S.T., M.T. dari BPBPK Jawa Timur, Ditjen Cipta Karya

2. ⁠Nurasih Asriningtyas, S.T. dari Direktorat Usaha dan Kelembagaan Jasa Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi

3. ⁠Ifan Azwar Nasution, S.Sos., S.T., M.T. dari BBWS Nusa Tenggara I Mataram, Ditjen SDA

Salah satu peserta, Januar Pantiga, menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan proyek. Ia juga mengapresiasi pemanfaatan aplikasi AHSP dan SiPasti dalam mendukung pengendalian biaya, serta berharap penguatan materi terkait teknologi konstruksi seperti Building Information Modeling (BIM) dapat terus dikembangkan pada pelatihan berikutnya.

Melalui pelatihan ini, BPSDM Kementerian PU terus memperkuat kapasitas aparatur dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen konstruksi sesuai regulasi, guna mendukung terwujudnya penyelenggaraan infrastruktur yang berkualitas, tertib, efisien, dan berkelanjutan.