|

F.A.Q (Frequently Asked Questions)

Home > F.A.Q (Frequently Asked Questions) > Sasaran Kinerja Pegawai



SASARAN KINERJA PEGAWAI

Apakah yang dimaksud dengan Penilaian Prestasi Kerja ?

Penilaian Prestasi Kerja adalah suatu proses penilaian secara sistematis yang dilakukan oleh pejabat penilai terhadap Sasaran Kerja Pegawai dan Perilaku Kerja PNS.


Apakah yang dimaksud dengan SKP (Sasaran Kerja Pegawai)?

SKP yaitu rencana kerja seorang PNS yang berisi target yang akan dicapai dalam 1 tahun yang disusun dan disepakati bersama antara pegawai dengan atasan langsungnya.


Apakah yang dimaksud dengan Penilaian SKP?

Penilaian SKP adalah proses penilaian terhadap realisasi dan rencana kerja/target yang akan dicapai oleh seorang PNS yang diukur berdasarkan unsur kuantitas, kualitas, waktu dan biaya.


Apakah yang dimaksud dengan Perilaku kerja?

Perilaku kerja adalah setiap tingkah laku, sikap atau tindakan seorang PNS dalam bekerja yang meliputi penilaian orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama, dan kepemimpinan.
 
Siapakah yang wajib menyusun SKP?

SKP wajib disusun oleh seluruh PNS Republik Indonesia


Bagaimanakah cara menyusun SKP?

SKP disusun berdasarkan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Tugas dan Fungsi unit kerja dimana PNS tersebut berada.


Kapankah waktu penyusunan SKP dan penilaian prestasi kerja?


a.    Januari (awal tahun) untuk penyusunan

b.    Desember (akhir tahun) untuk penilaian prestasi kerja (SKP dan perilaku kerja)


Terkait no. 6, bagaimanakah atasan mengawal pencapaian target SKP?

a.    Dengan melakukan penilaian di pertengahan tahun (Semesteran).

b.    Membagi target SKP menjadi beberapa semester (Semester I dan II)

c.    Menilai pencapaian per semester tersebut

d.    Hasil penilaian semesteran ini menjadi bahan penilaian di akhir tahun


Bagaimana atasan mengisikan penilaian SKP bawahannya?

a.    Dengan mengisikan hasil pencapaian kerja bawahan

b.    Meminta bukti-bukti/dokumen hasil pekerjaan

c.    Memberi nilai pencapaian


Apa manfaat dari SKP?


-    Bagi PNS yang bersangkutan:

a.    Sebagai dasar PNS tersebut untuk dapat mengatur waktunya dalam bekerja selama 1 tahun (apa yg dikerjakannya leboh jelas dan terukur)

b.    Sebagai sarana untuk menunjukkan prestasi dirinya


-    Bagi Pejabat Penilai (Atasan langung):

a.    Sebagai dasar untuk melakukan penilaian terhadap bawahannya

b.    Sebagai alat kontrol untuk melihat sejauh mana progres suatu kegiatan sudah dikerjakan
 

-    Bagi Organisasi

a.    Sebagai salah satu indikator kinerja organisasi

b.    Sebagai salah satu alat bagi organisasi untuk menilai kinerja individunya


Bagaimana cara mengisi SKP?


SKP diisi sesuai rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS dalam setahun, yang disusun dan disepakati bersama yang didistribusikan dari atasan ke bawahan.


Mengapa harus mengisi SKP?

SKP harus diisi karena :

a.    Karena wajib

b.    Merupakan salah satu syarat untuk kenaikan pangkat

c.    Hasil Penilaian SKP akan menjadi dasar perhitungan tunjangan kinerja PNS

d.    Hasil Penilaian SKP akan menjadi dasar evaluasi untuk kebijakan dan pengembangan pegawai di Kementerian PUPR


Saya memiliki pertanyaan tentang SKP Kementerian PUPR yang belum terjawab. Kemana saya bisa bertanya?

Bidang Pemantauan Kinerja dan Evaluasi, Pusat Penilaian Kompetensi dan Pemantauan Kinerja. Jln. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru-Jakarta Selatan 12110. Telp/Fax : 021-27515847