|
/ Berita / Tingkatkan Motivasi Teknis Pembelajaran Bpsdm Pupr Adakan Penilaian Wi Terbaik1

Tingkatkan Motivasi Teknis Pembelajaran, BPSDM PUPR Adakan Penilaian WI Terbaik

Kamis , 14 Mei 2020 56

Jakarta, 13 Mei 2020 – Dalam rangka meningkatkan motivasi dalam teknik pembelajaran di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) membuat rekapitulasi penilaian terhadap pengajar (Widyaiswara/WI) terbaik sepanjang tahun 2019.


Kepala Pusdiklat Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional, Moeh. Adam, mengemukakan kriteria penilaian, antara lain diambil dari nilai rata-rata yang diberikan peserta kepada pengajar, yang salah satunya pada e-pelatihan. Selain penguasaan materi, penilaian lain diberikan kepada WI yang aktif membuat tulisan, seperti orasi ilmiah. “Kualifikasi dibuat sama rata, sebab kami juga melihat keaktifan masing-masing WI yang totalnya ada 47”, tambah Adam.


Kepala BPSDM PUPR, Sugiyartanto, minta agar penilaian diberikan secara adil dan detail dari berbagai aspek. Selain dari kategori DUPAK, pengamatan dari masing-masing pusdiklat harus disamakan terlebih dahulu.


Dari penilaian yang diberikan oleh peserta dan pengelola pelatihan nantinya diambil tiga WI terbaik dari masing-masing bidang, sesuai dengan ketentuan Surat Keputusan Kepala BPSDM Nomor 25/KPTS/KM/2015 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan di Lingkungan BPSDM Kementerian PUPR. Data dari ketiga WI terbaik itu selanjutnya akan dikirimkan ke Lembaga Administrasi Negara (LAN). 


Penilaian dari Pusdiklat 3 (Jalan Perumahan Permukiman dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah/JPP-PIW) bagi WI yang masih aktif mengajar pada 2019, antara lain mencakup penguasaan materi dan ketepatan waktu. Kapusdiklat JPP-PIW, Thomas Setiabudi Aden, berpendapat faktor lain, seperti penyusunan dan review kurikulum, modul bahan ajar, dll, diluar mengajar, sebaiknya perlu dipertimbangkan untuk dimasukkan dalam penilaian. Thomas mengusulkan kepada Pusdiklat Menjafung dan Sekretariat BPSDM PUPR untuk membuat pedoman penilaian pemberat skor pada WI agar penilaian semakin objektif.


Penilaian dari Pusdiklat SDA dan Konstruksi diberikan sesuai dengan Surat Edaran Kepala BPSDM Nomor 2 Tahun 2019, yakni adanya beberapa evaluasi dari peserta yang berupa penguasaan materi, kemampuan mengolah transfer keilmuan, penggunaan metode, dan pendukung serta kualitas bahan tayang maupun kemampuan WI memotivasi peserta. Penilaian yang sudah diklasterisasi juga perlu mempertimbangkan penilaian dari penyelenggara/pengelola yang bisa merupakan kolaborasi antara balai dan pusat terkait. 


Adam menambahkan, salah satu cara menguji WI, adalah dengan meminta para pengajar membuat satu produk karya tulis. Sesuai dengan kriteria dari LAN, karya tulis tersebut berupa tulisan, bukan jumlah jam pelatihan (JP) atau kualitas mengajar saja. 


Sekretaris BPSDM PUPR, K.M. Arsyad, mengusulkan sebelum tiga WI terbaik diusulkan ke LAN sebaiknya meminta catatan dari Biro Kepegawaian setelah terlebih dahulu meminta hasil evaluasi dari masing-masing pusdiklat. 


Sugiyartanto berharap, ketiga WI teladan yang diusulkan ke LAN memang yang terbaik, sehingga bisa mendapatkan juara antar-kementerian/lembaga. Penguasaan substansi dan pengemasan materi juga perlu diberikan sebagai catatan khusus, sebagai bagian dari variabel penilaian, sebab pengajar yang baik dapat menghasilkan ASN yang berkualitas baik pula. (Datin)


Informasi Lebih Lanjut tentang Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()

BERIKAN KOMENTAR