|
/ Berita / Pengenalan Kelitbangan Untuk Cpns Pupr Formasi 2017

Pengenalan Kelitbangan untuk CPNS PUPR Formasi 2017

Rabu , 23 Mei 2018 238

Pemberian sambutan


Bandung (23/05) – Sebanyak 982 orang CPNS Kementerian PUPR Formasi 2017 mengikuti On the Job Training Kelitbangan yang akan diselenggarakan selama 42 hari di Pusat Penelitian dan Pengembangan Bandung. Pembukaan ini dihadiri oleh Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana, Direktur Jenderal Bina Marga, Kepala Balitbang, Kepala Pusat Jalan dan Jembatan, Kepala Pusat Air dan para pejabat pengawas di lingkungan Kementerian PUPR.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan basic engineering secara teori dan praktek di laboratorium untuk mengetahui kualitas/mutu produk teknologi yang dihasilkan di lapangan dengan bobot sebesar 80% serta kunjungan kerja lapangan 20%”, demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang diwakili oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional, Nicodemus Daud.


Situasi acara

Kegiatan ini dibagi menjadi 4 (empat) batch. Batch I dimulai dari tanggal 22 Mei-19 Juli 2018 dengan peserta sebanyak 272 orang terdiri dari 116 CPNS yang ditempatkan di Puslitbang SDA, dan 156 CPNS di Puslitbang JATAN, Batch II dimulai dari tanggal 4 Juni-28 Juli 2018 dengan peserta sebanyak 234 orang terdiri dari 156 CPNS yang ditempatkan di Puslitbang SDA dan  28 CPNS di Puslitbang JATAN. Batch III dimulai dari tanggal 3 Agustus-24 September 2018 dengan peserta sebanyak 248 orang yang ditempatkan di Puslitbang PERKIM, serta Batch IV dimulai dari tanggal 24 Agustus- 6 September 2018 terdiri dari 73 CPNS Puslitbang SDA, 101 CPNS Puslitbang JATAN, dan 54 Puslitbang PERKIM.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal yang diwakili oleh Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana, Asep Arofah Permana, mengatakan, ”Sebagai pelaksana kebijakan publik, ASN dituntut lebih profesional, inisiatif dalam merespon permasalahan bangsa, berintegritas dan memiliki sikap mental yang berorientasi pada produktifitas nasional. Sehingga melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi perekat NKRI, tdak berpolitik praktis dan menyesuaikan interaksi dengan masyarakat”.


Penyematan tanda peserta

Kegiatan Pembinaan CPNS ini dilalui dalam empat tahap, yakni Tahap Orientasi, Tahap Pembinaan Perilaku Dasar, Tahap Pembinaan Profesi (Tahap Pembinaan Kompetensi Substansi), dan Tahap Aktualisasi Kompetensi.

“CPNS PUPR harus terus menempa diri agar juga memiliki perilaku yang sejalan dengan corporate culture”, tutup Asep Arofah dalam sambutannya. (Rz)



KOMENTAR ()