03-Mar-21 |
/ Berita / Pembukaan Pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Smkk Angkatan Ix

Pembukaan Pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) Angkatan IX

Senin , 02 Nopember 2020 105

Surabaya, 02 November 2020 – Untuk mewujudkan Sumberdaya Manusia yang kompeten dan profesional untuk mensukseskan program pemerintah yang telah dicanangkan khususnya dalam hal keselamatan konstruksi, BPSDM Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen yang bekerja sama dengan Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah VI Surabaya, melaksanakan pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) Angkatan IX. 

Tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini, adalah untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan para ASN bidang konstruksi Kementerian PUPR dalam melaksanakan, pembinaan dan pengawasan norma K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada pelaksanaan proyek konstruksi. 

Dalam sambutan pada pembukaan pelatihan SMKK Angkatan IX, Kepala Badan Sumberdaya Manusia Sugiyartanto mengingatkan kembali tentang dampak dari kecelakaan kerja konstruksi kepada para peserta. “Sejumlah kasus kecelakaan kerja terjadi belakangan ini menjadi perhatian semua pihak. Kecelakaan kerja berdampak terhadap kerugian material, korban jiwa, gangguan kesehatan dan mengganggu produktifitas,” ungkapnya. 

Oleh karena itu pemerintah perlu melakukan upaya yang nyata untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan di dunia kerja yang biasanya terjadi karena kelalaian dan pelanggaran peraturan. “Undang-undang no.1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja mengatur pelaksanaan K3 di semua tempat kerja dan orang lain di tempat kerja terjamin keselamatannya, peralatan, asset dan sumber produksi dapat dipergunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja,” jelas Sugiyartanto.

Pelatihan SMKK Angkatan IX akan dilaksanakan mulai tanggal 2 sampai dengan 6 November 2020, dengan pola distance learning. Jumlah peserta yang sudah konfirmasi untuk hadir dan mengikuti pelatihan adalah 25 orang. Dengan tenaga pengajar, Widyaiswara Kementerian PUPR dan dari Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (A2K4).

Melalui pelatihan ini diharapkan bisa mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) bidang konstruksi yang kompeten dalam melaksanakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja bidang konstruksi sehingga nantinya angka kecelakaan kerja di proyek-proyek konstruksi akan bisa berkurang.




KOMENTAR ()