|
/ Berita / Pembukaan Pelatihan Jabatan Fungsional Di Balai Pendidikan Dan Pelatihan Pupr Wilayah Iv Bandung

Pembukaan Pelatihan Jabatan Fungsional di Balai Pendidikan dan Pelatihan PUPR Wilayah IV Bandung

Jumat , 15 Maret 2019 89

Suasana Pelatihan Jabatan Fungsional di Balai Pendidikan dan Pelatihan PUPR Wilayah IV Bandung

Bandung (13/3) - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) melalui Pusdiklat Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional melaksanakan penyelenggaraan Pelatihan Jabatan Fungsional yang dilaksanakan di Balai Diklat PUPR Wilayah IV Bandung pada Rabu, 13 Maret 2019. Pembukaan dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Evaluasi Jabatan Fungsional Pusdiklat Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional Harris Marzuki, Kabag Kepegawaian dan Ortala Setditjen Sumber Daya Air Sri Sudjarwati, serta para undangan. Pelatihan Jabatan Fungsional diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dalam sambutannya, Harris Marzuki mengatakan bahwa Jabatan fungsional Bidang PUPR adalah Jafung dibawah pembinaan Kementerian PUPR yakni Teknik Pengairan, Teknik Jalan dan Jembatan, Teknik Tata Bangunan dan Perumahan, Teknik Penyehatan Lingkungan, dan Pembina Jasa Konstruksi. Data Pusdiklat Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional, menunjukkan bahwa jumlah pejabat fungsional di Kementerian PUPR saat ini sebanyak 3.036 orang, dengan rincian 2.404 Jafung Bidang PUPR dan 632 Jafung selain Bidang PUPR. Kedudukan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik dan pemersatu bangsa dapat dijalankan dengan baik salah satunya dengan menjadi pejabat fungsional yang profesional. Untuk menjadi seorang pejabat fungsional yang profesional bukan hanya memiliki kompetensi tapi juga integritas. Dengan jumlah tersebut, dirasakan masih relatif kurang dalam melayani kebutuhan penyelenggaraan fungsi Kementerian PUPR.


Kepala Bidang Pengembangan dan Evaluasi Jabatan Fungsional Pusdiklat Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional Harris Marzuki tengah memberikan arahan

Selain target dalam peningkatan jumlah Jafung bidang PUPR, perlu juga dilakukan pembinaan serta peningkatan kompetensi bagi para Jafung yang telah diangkat, salah satunya adalah dalam penyusunan DUPAK. Hal ini dilakukan karena bagi Aparatur Sipil Negara yang menduduki jabatan fungsional, Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) sangat penting artinya, karena tanpa adanya angka kredit berupa DUPAK tersebut, maka seorang Pejabat Fungsional tidak dapat melakukan kenaikan kepangkatan, sehingga ini tentunya akan menghambat karier pegawai yang bersangkutan. Berbagai permasalahan yang sering timbul dalam penyusunan dupak ini salah satunya adalah kurangnya pemahaman para Pejabat Fungsional tentang kepangkatan yang berkaitan dengan penyusunan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK). 


Penyematan tanda peserta

Kementerian PUPR khususnya di bidang SDA telah menetapkan target terdekat yaitu 2015 – 2019 Indonesia berdaulat atas air, pangan dan energi. Penjabaran dari narasi tersebut adalah ditetapkannya pekerjaan infrastruktur vital keairan diantaranya : pembangunan 65 buah waduk (49 baru, 16 lanjutan, 29 selesai), 3 juta hektar rehabilitasi jaringan irigasi, 1 juta hektar pembangunan jaringan irigasi baru, 67,52 m3/s air baku, 306 buah bangunan pengendali lahar dan sedimen, 3000 km bangunan pengendali banjir dan 530 km bangunan pengaman pantai. Dalam mewujudkan itu semua dibutuhkan insan-insan PUPR handal dan profesional yang memiliki fungsi keahlian pada bidangnya. Kelompok ahli tersebut, berhimpun dalam suatu Jabatan Fungsional Tertentu yang salah satunya adalah Jabatan Fungsional Teknik Pengairan. 

Pejabat Fungsional Teknik Pengairan, selain memiliki peran yang besar dalam pemenuhan target bidang Sumber Daya Air, juga diharapkan dapat menyusun Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) yang sesuai dengan pelaksanaan pekerjaannya dalam memenuhi target tersebut. Sehingga pemenuhan target bidang SDA dapat tercapai serta sejalan dengan penyusunan DUPAK yang telah disusun. (Balai IV)


Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Diklat IV Bandung

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()