|
/ Berita / Pembukaan Latsar Cpns Gol Iii Bidang Teknik Penyehatan Lingkungan Di Balai Diklat Pupr Wil Iv Bandung

Pembukaan Latsar Golongan III Bidang Teknik Penyehatan Lingkungan di Balai Diklat PUPR Wilayah IV Bandung

Senin , 04 Juni 2018 173

Penyematan Tanda Peserta Diklat Latsar Golongan III Bidang Teknik Penyehatan Lingkungan di Balai Diklat PUPR


Bandung (04/06) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pusdiklat Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional melaksanakan penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS yang dilaksanakan di Balai Diklat PUPR Wilayah IV Bandung pada hari ini Senin, 04 Juni 2018. Pembukaan dihadiri oleh Kepala Pusdiklat Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional Nicodemus Daud , Kepala Bidang Diklat PKP2AI LAN Bandung Eris Estiandi, Kepala Balai Diklat PUPR Wilayah IV Bandung Moeh. Adam serta para undangan. Pelatihan Dasar CPNS diikuti oleh 79 peserta yang berasal dari lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.


Dalam  sambutannya, Nicodemus mengatakan,"Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki peranan yang menentukan dalam penyelenggaraan negara. Untuk menyelenggarakan Negara yang sangat luas wilayah dan sumber dayanya, diperlukan kemampuan yang memadai dari para penyelenggaranya. Sejumlah keputusan strategis mulai dari merumuskan kebijakan sampai pada implementasi kebijakan dalam berbagai sektor pembangunan dilaksanakan oleh PNS. Untuk memainkan peranan tersebut, diperlukan sosok PNS yang profesional, yaitu PNS yang mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga mampu melaksanakan tugas jabatannya secara efektif dan efisien. Untuk dapat membentuk sosok PNS profesional seperti tersebut di atas perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pelatihan.

Suasana di kelas Latsar Golongan III Bidang Teknik Penyehatan Lingkungan di Balai Diklat PUPR 


Untuk mendapatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan mumpuni tersebut, maka harus dimulai dari perekrutan dan pembentukan serta pembinaan yang tepat. Untuk tujuan tersebut, maka sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), CPNS wajib menjalani masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses Diklat terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Diperlukan sebuah penyelenggaraan pelatihan yang inovatif dan terintegrasi, yaitu penyelenggaraan Pelatihan yang memadukan pembelajaran klasikal dan non-klasikal di tempat Pelatihan dan di tempat kerja sehingga memungkinkan peserta mampu menginternalisasi, menerapkan, dan mengaktualisasikan, serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi), dan merasakan manfaatnya, sehingga terpatri dalam dirinya sebagai karakter PNS yang profesional sesuai bidang tugas. Melalui pembaharuan Pelatihan tersebut, diharapkan dapat menghasilkan PNS profesional yang berkarakter dalam melaksanakan tugas dan jabatannya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa.


Perlu disadari bahwa tahun 2018 adalah tahun percepatan penyediaan infrastruktur di berbagai sektor. Sedangkan penyediaan infrastruktur dimaksudkan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan sarana dan prasarana yang dapat mendukung peningkatan daya saing Negara kita terhadap negara lain. Untuk itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia penyelenggaraan infrastruktur yang handal, yang profesional, serta berintegritas. Untuk meningkatkan dan memperkuat profesionalitas serta integritas ini. Profesionalitas kita bangun melalui pengembangan SDM yang lebih terukur melalui asesmen dan sertifikasi; sedangkan integritas kita bangun melalui pelaksanaan tugas yang taat azas dengan selalu berprinsip pada nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi.

Foto bersama Latsar Golongan III Bidang Teknik Penyehatan Lingkungan di Balai Diklat PUPR 


Bagi Kementerian PUPR sebagai salah satu tulang punggung penyediaan infrastruktur, SDM PUPR harus unggul dan dapat diandalkan. Sebagaimana motto PU yaitu bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat, ditambah dengan berjiwa seni dan akhlakul karimah, hal ini perlu diinternalisasi dalam diri insan PUPR untuk membangun Bangsa Indonesia khususnya melalui pembangunan infrastruktur bidang PUPR. (Balai Bandung)


Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Diklat IV Bandung

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()