16-May-21 |
/ Berita / Pembukaan Diklat Teknis Pengawas Jembatan Tingkat Dasar Dan Diklat Penanganan Bahaya Kebakaran

Pembukaan Diklat Teknis Pengawas Jembatan Tingkat Dasar dan Diklat Penanganan Bahaya Kebakaran

Senin , 07 September 2015 965


Pada hari Senin, 7 September 2015 telah dibuka dua Diklat di Balai Diklat PU IV Bandung yaitu Diklat Teknis Pengawas Jembatan Tingkat Dasar diikuti 23 peserta dan Diklat Diklat Penanganan Bahaya Kebakaran diikuti 31 peserta.

Pembukaan dihadiri  oleh  Kepala Pusdiklat Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dr. Ir. Jawali Marbun, M.Sc, Kepala Balai Diklat PU IV Bandung R. Belanto Hadiwido, ST, M.Si, Para Pejabat eselon IV, serta Para Widyaiswara.

Dalam sambutannya Kepala Pusdiklat Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah mengatakan bahwa fungsi Pengawasan Pekerjaan/Konstruksi dalam hal ini adalah jembatan bertujuan untuk memastikan atau mengendalikan agar seluruh tahapan Pekerjaan Jembatan sesuai dengan Standar Mutu Spesifikasi Teknis sehingga akan didapatkan infrastruktur jembatan yang handal dan berkualitas.

Infrastruktur jembatan yang handal dan berkualitas pastilah dihasilkan dari proses pengawasan pekerjaan/konstruksi jembatan yang baik dan cermat dan hal ini sangatlah ditentukan dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara yang professional, handal, cermat dan berintegritas baik. Disamping pembinaan bidang jembatan Kementerian PUPR juga melakukan pembinaan terhadap infrastruktur Bangunan Gedung melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui UU No. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung melalui Pengamanan infrastruktur Bangunan Gedung termasuk terhadap bahaya kebakaran.

Permasalahan kebakaran yang terjadi pada gedung termasuk diantara gedung negara. Untuk menjawab kebutuhan SDM ASN terhadap Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Pengawasan Pekerjaan Jembatan melalui diklat yang akan segera dilaksanakan ini. Diakhir sambutannya berharap tenaga teknis pengawas pekerjaan jembatan dan tenaga penanggulangan bahaya kebakaran dapat menjadi kompeten dan memiliki sikap moral yang baik. Sikap moral yang baik sangat dibutuhkan bagi aparatur dibidang pengawasan dan penanggulangan bahaya kebakaran karena sepandai apapun seseorang tanpa memiliki sikap moral yang baik maka hasil pekerjaannya pastilah tidak akan baik bahkan hasilnya akan membahayakan bagi masyarakat pengguna infrastruktur.

Informasi Lebih Lanjut tentang Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()