|
/ Berita / Pembukaan Diklat Aplikasi Gps Dalam Perencanaan Jalan1

Pembukaan Diklat Aplikasi GPS dalam Perencanaan Jalan

Senin , 23 Juni 2014 1128


GPS merupakan alat untuk pengambilan data spatial yang paling mudah, cepat, murah dan akurasinya bisa dipertanggung jawabkan. Saat ini GPS bukan lagi merupakan alat survey yang mahal atau terlalu rumit untuk
diaplikasikan. Dengan menggunakan GPS genggam saja sudah bisa dilakukan kegiatan survey dan hasil dari survey dapat digunakan sebagai data dasar dalam melakukan kegiatan perencanaan. GPS bisa menghasilkan data spatial berupa titik, garis dan polygon. Data-data menyangkut lokasi seperti lokasi infrastruktur seperti jembatan, gardu listrik,  lokasi pusat pemerintahan mulai dari desa sampai ke provinsi, lokasi pusat pelayanan seperti puskesmas.  Pada survey untuk fitur line dilakukan pada survey jalan, sungai atau juga perencanaan untuk saluran air dan batas wilayah dengan menggunakan GPS. Sementara data polygon atau area dapat dilakukan pada survey untuk landuse, survey untuk perencanaan wilayah lindung dan banyak lagi. Dari keadaan tersebut Balai Diklat PU sesuai dengan Kebutuhan akan Diklat menilai perlunya melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Aplikasi GPS dalam Perencanaan Jalan yang diselenggarakan mulai tanggal 23 s/d. 27 Juni 2014 atau selama 5 (lima) hari efektif meliputi 53 jam pelajaran (53 JP).

Dengan maksud untuk peningkatan kemampuan teknis para SDM Bidang Bina Marga dalam perencanaan Jalan dengan memanfaatkan penggunaan alat GPS dan Aplikasi GIS. Diklat ini dibuka oleh Kepala Balai Diklat PU Wilayah VIII yaitu Bp. Drs. Andi Rasjid, M.Si. Acara pembukaan dihadiri oleh Widyaiswara Pusdiklat Kementerian Pekerjaan Umum. Kegiatan belajar, secara klasikal dilaksanakan di Kampus Balai Diklat PU Wilayah VIII, yang diikuti oleh 23 peserta dengan rincian sebagai berikut, 4 orang dari Kalimantan Selatan, 3 orang dari Kalimantan Tengah, 9 orang dari Kalimantan Timur, 1 orang dari Kalimantan Barat, 1 orang dari Kalimantan Utara, 3 orang dari Ditjen Bina Marga dan 2 orang dari ADN Timor Leste.

Informasi Lebih Lanjut tentang Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()

BERIKAN KOMENTAR


?>