|
/ Berita / Pembelajaran Jarak Jauh Butuh Infrastruktur Memadai Dan Penyampaian Yang Interaktif 1

Pembelajaran Jarak Jauh Butuh Infrastruktur Memadai Dan Penyampaian Yang Interaktif

Kamis , 30 Juli 2020 22

Jakarta, 30 Juli 2020 – Diperlukan infrastruktur yang memadai dan metode penyampaian yang lebih interaktif dalam pelaksanaan pelatihan secara daring agar komunikasi antara peserta dan pengajar serta praktek dari materi yang disampaikan lebih mudah dilakukan. Demikian pendapat dari para peserta pelatihan-pelatihan bidang manajemen, sebagai responden pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) IV mengenai Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Bidang Manajemen Semester I, di Jakarta, Kamis (30/7). 


Seperti diketahui, pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan Pusat dan Balai di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selama pandemi Covid-19 mengalami perubahan dari metode tatap muka ke pembelajaran jarak jauh.


FGD yang diselenggarakan secara daring dan tatap muka oleh Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelatihan-pelatihan bidang manajemen.


Sejalan dengan pendapat para responden, Taufani Chusnul Kurniatun, dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia, mengatakan dalam pembelajaran jarak jauh tidak hanya dibutuhkan teknologi, tetapi juga strategi agar pelatihan lebih efektif. Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pembelajaran jarak jauh, dalam hal ini butuh penyeragaman dalam kualitas pelaksanannya. (Ajeng)


Informasi Lebih Lanjut tentang Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Pengembangan Jabatan Fungsional


KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()

BERIKAN KOMENTAR