24-Oct-21 |
/ Berita / Pelatihan Value Engineering Ve Level 1 Gelombang 5

Pelatihan Value Engineering (VE) Level 1 Gelombang 5

Senin, 11 January 2021 377
Pelatihan Value Engineering (VE) Level 1 Gelombang 5

Jakarta,11 Januari 2021 – Sebagaimana kita semua ketahui, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas utama periode kedua kepemimpinannya. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan isu sentral dalam penentuan keberhasilan organisasi dalam mewujudkan visi dan misinya.


Hal tersebut juga sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyatakan bahwa salah satu prinsip ASN sebagai profesi adalah berlandaskan pada kompetensi yang diperlukan sesuai bidang tugas.


Untuk menghasilkan SDM yang profesional tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR, melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Value Engineering (VE) Level 1 Gelombang 5 secara e-Learning yang dilaksanakan pada tanggal 11- 22 Januari 2021 dan diikuti oleh 13 peserta.


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang diwakili oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Moeh. Adam dalam sambutan Pelatihan Value Engineering (VE) Level 1 Gelombang 5 yang dilaksanakan secara virtual, Senin (11/01) mengatakan, untuk menghasilkan nilai optimal dari penyelenggaraan persiapan proyek infrastruktur dalam kegiatan Engineering Services Project (ESP), salah satu pendekatan yang akan diterapkan yaitu analisis Value Engineering (VE) dalam rangkaian kegiatan penyusunan perencanaan kegiatan pengembangan jalan dan jembatan.


Materi dan substansi optimalisasi biaya dengan Value Engineering (VE) pada perencanaan jalan dan jembatan menjadi dasar panduan pendampingan untuk Project Preparation Consultants (PPC) oleh Tim Teknis di pusat maupun daerah. 


Adam pun menambahkan mengingat pentingnya optimalisasi biaya dengan metode value engineering tersebut, maka diperlukan tenaga-tenaga ahli yang mempu menggunakan sumber daya dan kegiatan sesuai dengan sasarannya yang meliputi kualitas, biaya, dan waktu. Atas dasar tersebut, untuk mengembangkan kompetensi teknis ASN Kementerian PUPR khususnya kompetensi para pengawas teknis lapangan jalan dan jembatan di lingkungan Kementerian PUPR.


Menutup sambutannya, Adam berharap pelatihan ini dapat berjalan lancar dan sukses selama 10 (sepuluh) hari ke depan, sebagai bagian dari upaya kita bersama dalam rangka pengembangan kompetensi ASN PUPR khususnya terkait implementasi value engineering di lingkungan Kementerian PUPR.


Informasi Lebih Lanjut tentang Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen


KLIK DISINI ...