|
/ Berita / Pelatihan Teknis Hidrologi Tingkatkan Kompetensi Penghitungan Parameter Hidrologi Pengalokasian Air

Pelatihan Teknis Hidrologi Tingkatkan Kompetensi Penghitungan Parameter Hidrologi Pengalokasian Air

Senin , 11 Mei 2020 156

Bandung, 11 Mei 2020 – Dalam rangka meningkatkan kemampuan secara teknis maupun kompetensi di dalam perhitungan parameter hidrologi untuk alokasi air, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Uji Coba Sistem Diklat Sumber Daya air dan Konstruksi menyelenggarakan Pelatihan Teknis Hidrologi untuk Alokasi Air Secara Daring di Bandung, Senin (11/5).


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Air (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto, dalam sambutannya melalui konferensi video, mengatakan untuk mendapatkan lingkungan hidup yang sehat, yang ditandai dengan ketersediaan air melimpah, bersih, dan terkendali diperlukan suatu perhitungan proses penjatahan air untuk berbagai jenis penggunaan menurut kuantitas, tempat, dan waktu penggunaan yang besarnya disesuaikan dengan ketersediaan total volume air yang terdapat pada suatu sumber air. Rencana alokasi air tersebut dilakukan guna menentukan dan memenuhi kebutuhan air untuk berbagai jenis penggunaan yang terukur menurut kuantitas, waktu, dan kualitas air sesuai dengan jatah yang ditetapkan. Prioritas utama penyediaan air, adalah untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan irigasi bagi pertanian rakyat dalam sistem irigasi yang sudah ada.


Dalam menentukan Alokasi Air diperlukan perhitungan parameter-parameter hidrologi, terkait dengan rencana alokasi air tahunan dan rencana alokasi air secara rinci, sehingga setiap pihak mendapatkan jatah air sesuai dengan haknya.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusdiklat Sumber Daya air dan Konstruksi, Herman Suroyo, berharap dengan mengikuti Pelatihan Teknis Hidrologi untuk Alokasi Air, para peserta dapat meningkatkan kompetensinya dan kinerja di unit kerja masing-masing.


Pelatihan yang diikuti 32 peserta tersebut berlangsung selama 11-20 Mei 2020 selama 56 Jam Pelajaran (JP), dengan metode pelatihan diskusi, latihan studi kasus, penyusunan laporan, dan seminar berbasis e-learning. (Datin)



Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Uji Coba Sistem Diklat SDA dan Konstruksi

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()

BERIKAN KOMENTAR