11-Apr-21 |
/ Berita / Pelatihan Pembiayaan Infrastruktur Jalan Dan Jembatan Untuk Memenuhi Standar Kompetensi Jabatan1

Pelatihan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan untuk Memenuhi Standar Kompetensi Jabatan

Sabtu , 28 Nopember 2020 147

Surabaya, 27 November 2020 – Sejumlah 15 peserta telah menyelesaikan Pelatihan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Melalui Skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) yang diadakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PUPR Wilayah VI Surabaya. 

Melalui konferensi video, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Jalan, Perumahan dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (JPW) Rezeki Peranginangin mengapresiasi penyelenggara dan peserta yang menuntaskan pelatihan dari tanggal 24 s.d. 27 November 2020 dengan lancar.

Dalam sambutannya Rezeki mengatakan, secara spesifik Pelatihan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan didesain untuk memenuhi standar kompetensi jabatan Kementerian PUPR, sebagaimana telah diamanatkan pada Peraturan Menteri PUPR No.7 Tahun 2020, tentang standar kompetensi jabatan aparatur sipil negara bidang teknik Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat khususnya kompetensi teknis kompetensi teknis rencana induk KPBU, penyusunan studi dan kajian KPBU, penyusunan pra studi kelayakan KPBU, pelaksanaan transaksi dan kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha, manajemen dan mitigasi resiko pembiayaan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, dan pengusahaan jalan tol.

Pada kesempatan yang sama, salah satu peserta Yanita Hanastasia menuturkan bahwa materi terkait tantangan pembangunan infrastruktur di Indonesia hingga mengetahui gambaran kondisi permasalahan pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini sangat menarik. Terlebih pembahasan tentang latar belakang dibutuhkannya pembiayaan dengan Skema KPBU dalam Pembangunan Infrastruktur. Ada pun materi penting lainnya seperti mekanisme pembiayaan infrastruktur, kelebihan dari skema KPBU, Tata Cara Perencanaan, Persiapan dan Transaksi KPBU serta proses Pengadaan KPBU.

Pelatihan ini menambah pengetahuan saya mengenai bagaimana proses KPBU mulai dari perencanaan sampai dengan pelelangan dan konstruksi. Saya juga mendapatkan gambaran mengenai posisi bidang pekerjaan saya dalam pengadaan tanah jalan tol dalam proses KPBU. Dari diskusi juga diperoleh ilmu dan pengetahuan tambahan mengenai pengalaman implementasi KPBU yang sudah diimplementasikan oleh pihak Swasta, Badan Usaha dan Bank,” tambah Yanita.

Menurutnya, pelatihan dengan sistem belajar daring sudah cukup baik. “Hanya untuk penjelasan studi kasus KPBU ini karena mungkin masih baru jadi kurang jelas maksud yang ingin dicapai seperti apa kriteria hasil studi kasus yang baik itu bagaimana,” pungkas Yanita.

Sementara itu, Bapekom VI menyampaikan evaluasi yakni keterkaitan materi dengan tugas peserta pelatihan: sebesar 87,91% terkait,; Tingkat manfaat materi bagi peserta: sebesar 89,37% Bermanfaat; Tingkat kemudahan mempelajari materi sebesar 84,79%; Waktu/durasi penyajian materi 84,79% sudah cukup; Materi sesuai dengan perkembangan (up to date): 88,75% Sesuai Perkembangan/ telah Up to Date.

Beberapa pengajar dalam pelatihan ini diantaranya Dr. Ir. Eko Djoeli Heripoerwanto MCP, Ir. Mesra Eza, MSCE, Ira Ariani Chaerunisa S.T., M.T., M.Sc., Diki Zulkarnaen ST.M.Sc., Lim Sui Meng., Ridha Novrizal, S.T., Rusli Maryadi, Ak., M.M., Viktor Nazarenko Mahandre, S.T., Yoshihiro Watanabe., Zamhur Rimaldi Karnadi, S.KOM, M.A.B. (Kompu BPSDM PUPR)



KOMENTAR ()