|
/ Berita / Pelatihan Dan Sertifikasi Smk3 Untuk Cegah Kecelakaan Kerja

Pelatihan Dan Sertifikasi SMK3 Untuk Cegah Kecelakaan Kerja

Rabu , 10 April 2019 216

ilustrasi Keselamatan Kerja


Bandung (10/4) - Untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja di bidang konstruksi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi di Balai Diklat PUPR Wilayah IV Bandung (10/4).


Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi, Yudha Mediawan, memberikan sambutan pada Pelatihan dan Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi


Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi, Yudha Mediawan, mengatakan tiga masalah strategis dalam kaitannya dengan keselematan konstruksi yang sampai saat ini belum diperhatikan, adalah soal kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), masih kurangnya pengawasan K3 saat kegiatan konstruksi berlangsung, masih kurangnya kualitas dan kuantitas tenaga ahli, masih kurangnya petugas K3 yang bersertifikat, dan belum mendukungnya regulasi. Sebagai akibatnya sejumlah kasus kecelakaan kerja di bidang konstruksi masih terjadi, seperti runtuhnya pekerjaan konstruksi yang menyebabkan kerugian material, korban jiwa, gangguan kesehatan, dan produktivitas. Karena itu perlu dilakukan upaya yang nyata untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja secara maksimal dengan menerapkan K3 di semua tempat kerja yang bertujuan agar tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja terjamin keselamatannya. Peralatan, asset dan sumber produksi dapat dipergunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.


Suasana pembukaan Pelatihan dan Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi


Pemerintah dalam hal ini turut bertanggungjawab untuk melindungi kesehatan dan keselamatan kerja dengan menghasilkan SDM yang kompeten dalam menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja, yang dimaksudkan untuk mencegah, mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien dan produktif.


Melalui kegiatan pelatihan tersebut Yudha berharap akan dihasilkan ASN yang kompeten dan professional dalam bidang SMK3 Konstruksi. Berkenaan dengan itu dibutuhkan SDM yang kompeten dan profesional untuk mensukseskan program pemerintah yang telah dicanangkan, khususnya di bidang infrastruktur, sehingga Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR yang bertugas melaksanakan pengembangan Aparatur Sipil Negara bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan kompetensi yang salah satunya merupakan program pelatihan.


Foto bersama peserta Pelatihan dan Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi


Dan dalam upayanya untuk lebih efisien, maka pelatihan diberikan dalam bentuk e-Learning. Dengan sistem tersebut para peserta bisa mengikuti pelatihan tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka.(Datin)


Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Diklat IV Bandung

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()