|
/ Berita / Evaluasi Pasca Pelatihan Penting Untuk Tingkatkan Kompetensi Dan Kinerja Asn Pupr

Evaluasi Pasca Pelatihan Penting Untuk Tingkatkan Kompetensi dan Kinerja ASN PUPR

Kamis , 02 Mei 2019 218

Jakarta (2/5) - Selama kurun waktu tahun 2018, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan pelatihan bagi 12.320 orang. BPSDM terus melaksanakan pelatihan di tahun 2019, dengan target peserta yang akan dicapai adalah 10.050 orang. Untuk mengevaluasi pelatihan, maka Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDA dan Konstruksi melakukan evaluasi pasca pelatihan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemanfaatan kompetensi alumni peserta setelah mengikuti pelatihan yang telah dilaksanakan tahun 2018 dan sejauh mana manfaat pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dari tahun 2015-2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDA dan Konstruksi, Yudha Mediawan, dalam sambutan pembukaan Rapat Pembahasan Hasil Evaluasi Pasca Pelatihan dan Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Konstruksi 2015 – 2019, mengemukakan sesuai dengan Undang – undang Aparatur Sipil Negara No. 5 tahun 2014 yang mengamanatkan ASN untuk dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja dari aparatur, Kementerian PUPR melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pusdiklat SDA dan Konstruksi telah melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan yang diperuntukkan bagi ASN Kementerian PUPR, dengan harapan akan memiliki kompetensi teknis dan non teknis yang mampu menunjang pencapaian kinerja Kementerian PUPR secara optimal.


Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDA dan Konstruksi, Yudha Mediawan, memberikan sambutan pembukaan Rapat Pembahasan Hasil Evaluasi Pasca Pelatihan dan Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Konstruksi 2015 – 2019


“Setelah para peserta lulus pelatihan dan kembali ke instansinya, maka outcome yang perlu di ukur adalah tingkat keberhasilan dari pelatihan yang diikutinya,”ujar Yudha. “Evaluasi pelatihan harus benar-benar difungsikan.”tambahnya.

Sebagaimana lingkup evaluasi sebagaimana yang disampaikan oleh Kirk Patrick, bahwa evaluasi terdiri dari reaction dan learning ketika dalam proses pembelajaran di balai diklat sampai dengan berakhirnya pelatihan, kemudian setelah diklat dan kembali ke intansinya alumni peserta perlu diukur keberhasilannya terkait bagaimana behavior dan result dari pelatihan dan pendidikan yang telah diikutinya, apakah pelatihan dan pendidikan tersebut berdampak positif terhadap Unit Organisasi ditandai dengan peningkatan kinerja Unor, juga berdampak positif terhadap alumni dengan peningkatan perilaku kerjanya serta sejauh mana manfaat yang dirasakan dari proses penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dari tahun 2015-2018 yang dilakukan oleh Kementerian PUPR.

Narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Edi Sutrisno dalam acara itu mengapresiasi upaya Pusdiklat SDA dan Konstruksi utk melakukan evaluasi diklat berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara No. 13 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pembinaan Penyelenggaraan Diklat Teknis. “Memang tidak ada pedoman evaluasi paska pelatihan secara khusus, sehingga masing-masing kementerian bisa mengembangkan,”ujar Edi.


Suasana Rapat Pembahasan Hasil Evaluasi Pasca Pelatihan dan Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Konstruksi 2015 – 2019


Evaluasi paska pelatihan yang dilakukan oleh Pusdiklat SDA dan Konstruksi akan dilakukan terhadap 5 unit kerja sebagai sampling, dan untuk saat ini sudah dilakukan evaluasi melalui penyebaran kuesioner dan wawancara di Balai Besar Mesuji Sekampung dengan responden pegawai, rekan sejawat dan atasan pegawai yang bersangkutan. (Tts/Datin)


Informasi Lebih Lanjut tentang Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()