24-Oct-21 |
/ Berita / Butuh Sdm Berkualitas Dan Bertanggungjawab Dalam Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan1

Butuh SDM Berkualitas dan Bertanggungjawab Dalam Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan

Senin, 13 September 2021 84
Butuh SDM Berkualitas dan Bertanggungjawab Dalam Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan Butuh SDM Berkualitas dan Bertanggungjawab Dalam Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan Butuh SDM Berkualitas dan Bertanggungjawab Dalam Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan Butuh SDM Berkualitas dan Bertanggungjawab Dalam Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan

Jakarta, 13 September 2021 – Suksesi pembangunan infrastruktur bidang jalan dan jembatan di Indonesia akan sangat bergantung pada ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten dibidang tersebut. Sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) PUPR dalam pengawasan konstruksi bidang jalan sesuai hasil perencanaan teknis dan spesifikasi, waktu dan biaya, serta tertib administrasi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPSDM PUPR) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah menyelenggarakan Pelatihan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan, Senin (13/9).


Difasilitasi Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta, pelatihan yang diikuti 22 ASN Direktorat Jenderal Bina Marga ini akan digelar hingga 24 September 2021 mendatang menggunakan metode pembelajaran jarak jauh. Dengan total 52 Jam Pelajaran (JP), secara garis besar substansi pelatihan akan terfokus pada refleksi individu dalam pembelajaran mandiri mengenai Pokok-pokok Peraturan Perundangan tentang Jalan, Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), Penyelesaian Konstruksi Jalan, Dokumen Kontrak, Pengendalian Konstruksi Jalan, Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Jalan, Studi Kasus, Penyusunan Laporan, dan Seminar.


Pelatihan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan ini merupakan pelatihan yang dapat ditempuh oleh para ASN bidang jalan dan jembatan untuk memenuhi kompetensi teknis, sesuai amanah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat Nomor 7 tahun 2020 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara Bidang Teknik Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.


Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Jalan, Perumahan dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Rezeki Peranginangin dalam sambutan pembuka pelatihan mengatakan pentingnya kompetensi dalam melaksanakan tugas telah ditegaskan dalam Undang Undang Aparatur Sipil Negara Nomor 5 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yang menyebutkan seluruh PNS memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk diikutsertakan dalam pengembangan kompetensi minimal 20 Jam Pelajaran (JP) dalam 1 (satu) tahun, maka pelatihan ini merupakan salah satu bagian daripada pemenuhan pengembangan kompetensi tersebut.


Mengingat pemenuhan pengembangan kompetensi tersebut pula, dalam sambutannya Rezeki juga menyoroti keikutsertaan peserta pelatihan yang hanya separuh dari jumlah peserta yang dipanggil untuk mengikuti pelatihan ini. Dengan terbatasnya jumlah pelatihan-pelatihan bidang Bina Marga yang diselenggarakan BPSDM, pada umumnya tidak dapat melayani seluruh jumlah PNS di Direktorat Jenderal Bina Marga yang berjumlah sekitar 8000 PNS pada data BPSDM.


“Untuk itu kami melaksanakan seleksi-seleksi berdasarkan kriteria yang kami tetapkan sehingga orang yang hadir dalam pelatihan adalah orang-orang yang memang kami anggap kompeten untuk dikembangkan lagi kompetensinya, ditingkatkan lagi kompetensinya,” ungkap Rezeki.


Selain itu, terkait substansi yang hendak diajarkan, Rezeki menyampaikan bahwa dengan adanya peraturan baru mengenai pengawasan konstruksi jalan, Rezeki mengingatkan kembali kepada pengajar untuk sigap berinisiatif mensosialisasikan peraturan Menteri terbaru tersebut. Modul pembelajaran yang belum diperbaharui atas kebijakan baru tersebut seyogyanya dilengkapi dengan bahan ajar untuk penyesuaian secara koheren dan komprehensif.


Dalam kesempatan ini, Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga, Rubiyo menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya pelatihan ini. Rubiyo menyebutkan diperlukan SDM yang berkualitas dan bertanggungjawab untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan. “Pemahaman-pemahaman terhadap bidang konstruksi perlu dimiliki oleh para petugas pengawas pekerjaan konstruksi jalan agar pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan hasil yang direncanakan,” ungkap Rubiyo.


Maka salah satu upaya peningkatan pemahaman terhadap pengawasan pekerjaan konstruksi jalan, Direktorat Jenderal Bina Marga menugaskan ASN Bina Marga untuk dapat mengikuti pelatihan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan ini. Untuk itu, Rubiyo berpesan 22 peserta terpilih untuk dapat mengikuti pelatihan dengan sepenuh hati dan keikhlasan sehingga betul-betul mendapatkan ilmu yang disampaikan oleh para pengajar maupun narasumber dan juga nantinya diharapkan dapat menyampaikan ilmu yang didapat pada pelatihan ini kepada rekan-rekan kerja lainnya yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti Pelatihan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Jalan ini.



Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Pengembangan Kompetensi III Jakarta

KLIK DISINI ...